Game “Prepare to Die” Tiba Setelah Huntley Tewas
VISI.NEWS | BANDUNG - Sebuah ironi mencolok muncul setelah kematian pembunuh anak terkenal di Inggris, Ian Huntley. Tiga hari setelah ia dinyatakan meninggal dunia akibat serangan brutal di penjara, sebuah paket berisi gim video berjudul Dark Souls: Prepare to Die Edition justru tiba di fasilitas tempat ia menjalani hukuman. Kedatangan gim tersebut langsung memicu perbincangan di antara para narapidana dan petugas, terutama karena judulnya yang terdengar mengerikan di tengah tragedi yang baru saja terjadi.
Huntley, 52 tahun, meninggal dunia pada Sabtu pagi sekitar pukul 08.45 setelah dokter di Royal Victoria Infirmary memutuskan untuk menghentikan alat bantu pernapasannya. Keputusan tersebut diambil setelah tim medis berkonsultasi dengan ibunya, Lynda Richards, satu-satunya anggota keluarga yang datang menjenguknya di rumah sakit.
Serangan terhadap Huntley terjadi pada 26 Februari di bengkel kerja penjara HMP Frankland, sebuah penjara kategori tinggi yang dikenal menampung pelaku kejahatan berat. Menurut laporan awal, Huntley dipukul dengan batang logam oleh sesama narapidana hingga mengalami luka parah pada tengkoraknya. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit dan ditempatkan dalam kondisi koma yang diinduksi secara medis sebelum akhirnya meninggal dunia.
Ironisnya, pesanan gim video yang ia lakukan sebelum insiden itu terjadi baru tiba beberapa hari setelah kematiannya. Paket tersebut berisi Dark Souls: Prepare to Die Edition, sebuah gim aksi fantasi yang menempatkan pemain sebagai karakter mayat hidup terkutuk yang harus bertahan hidup melalui berbagai pertempuran mematikan.
Seorang sumber di dalam penjara mengatakan kedatangan paket itu menimbulkan reaksi beragam di antara para narapidana.
“Tidak ada yang percaya ketika paket gim itu datang,” kata sumber tersebut.
“Banyak napi yang membuat lelucon sinis dan mengomentari ironi judulnya. Bahkan ada yang bercanda menanyakan apakah mereka boleh mengambil gim itu.”
Meski demikian, aturan penjara Inggris mengatur secara ketat bagaimana barang milik narapidana yang meninggal harus diperlakukan. Biasanya, barang tersebut akan disimpan atau dikembalikan kepada keluarga sesuai prosedur resmi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!