Gaharu Keluarga Luncurkan Panduan Pengasuhan Berbasis Empati
Salah satu Change Leaders Gaharu Keluarga yang berbagi kisahnya adalah Nurul Hidayati, pendiri Yayasan Sejiwa, yang bergerak di bidang pemberdayaan perempuan dan anak korban kekerasan. Ia menceritakan bagaimana ia membantu perempuan dan anak yang mengalami trauma akibat kekerasan, baik fisik maupun psikis, dengan memberikan bantuan hukum, psikologis, sosial, dan ekonomi. "Kami juga memberikan pendampingan pengasuhan berbasis empati kepada para ibu dan anak, agar mereka bisa saling mengerti dan mendukung satu sama lain," tuturnya.
Panduan Pengasuhan Berbasis Empati untuk Pengelola Panti Asuhan yang diluncurkan oleh Gaharu Keluarga merupakan salah satu produk dari kerjasama antara Ashoka Indonesia dan Yayasan Teman Saling Berbagi. Panduan ini berisi tentang konsep, prinsip, dan praktik pengasuhan berbasis empati yang dapat diterapkan oleh pengelola panti asuhan dalam mendampingi anak-anak yang tinggal di panti.
Ragam Strategi Pengasuhan Keluarga
Webinar ini mengangkat isu-isu terkait dengan keragaman tipologi keluarga di Indonesia, yang membutuhkan pendekatan pengasuhan yang juga beragam. Webinar ini juga meluncurkan Panduan Pengasuhan Berbasis Empati untuk Pengelola Panti Asuhan bersama Yayasan Teman Saling Berbagi serta 15 Seri Kisah Baik Change Leaders Gaharu Keluarga tentang pengalaman mendampingi keluarga dengan berbagai bentuk di Indonesia.
Salah satu narasumber yang berbagi pengalaman adalah Farha Ciciek, ketua Komunitas Tanoker dan Ashoka Fellow 2006, yang bergerak di bidang pemberdayaan keluarga pekerja migran di Ledokombo, Kabupaten Jember. Ia mengatakan, "Sebagai upaya merespon situasi ini, kami mengembangkan model pengasuhan gotong royong mulai dari tingkat desa dengan kolaborasi bersama anak-anak, ibu-ibu, bapak-bapak, hingga lansia sebagai motor penggerak (change leaders). Gerakan bersama berbasis 'learning society' tersebut telah melahirkan pembaharuan yang bersifat Glokal (lokal hingga global). Hal ini menjadi penting karena isu migrasi tidak hanya berangkat dan berdampak di lokal tetapi juga global".
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!