GAC Pamer Teknologi Gila di China, Indonesia Siap Kebagian?
Lini kendaraan konsep GAC yang mencerminkan inovasi desain dan teknologi untuk mobilitas masa depan. /visi.news/ist
VISI.NEWS | GUANGZHOU - GAC Indonesia memulai langkah serius dalam memperkuat posisinya di industri otomotif global dengan melakukan kunjungan industri ke Guangzhou pada 22 April 2026. Agenda ini menjadi bagian penting dari rangkaian menuju Beijing Auto Show 2026, dengan fokus utama pada eksplorasi teknologi mutakhir dan kapabilitas manufaktur milik GAC Group.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan GAC Indonesia menyambangi tiga fasilitas utama yang menjadi tulang punggung inovasi GAC, yakni GAC Technology Museum, GAC Trumpchi Factory, dan GAC AION Factory. Ketiganya merepresentasikan kekuatan GAC dari sisi riset teknologi, produksi kendaraan konvensional hingga elektrifikasi, serta pengembangan masa depan industri otomotif.
Di GAC Technology Museum, delegasi mendapatkan gambaran komprehensif mengenai perjalanan dan inovasi GAC, termasuk kolaborasi strategis melalui joint venture seperti GAC Honda dan GAC Toyota. Salah satu teknologi yang menjadi sorotan utama adalah Magazine Battery Technology, sebuah sistem baterai kendaraan listrik yang dirancang dengan standar keselamatan tinggi melalui struktur tahan panas, sistem pendinginan canggih, serta pemantauan real-time berbasis Battery Management System (BMS).
Pengembangan teknologi ini berlanjut ke versi terbaru, Magazine Battery Technology 2.0, yang menghadirkan peningkatan signifikan dalam stabilitas material, sistem pendinginan berlapis, hingga fitur self fire-extinguishing yang mampu meminimalkan risiko thermal runaway—salah satu isu paling krusial dalam kendaraan listrik.
Tak hanya itu, GAC juga memperkenalkan ekosistem pintar ADiGO (AI Driving Intelligent System), termasuk fitur ADiGO PILOT yang membuka jalan menuju teknologi autonomous driving seperti robotaxi. Sistem ini juga dilengkapi kemampuan intelligent parking seperti AVP dan HPA yang memungkinkan kendaraan parkir secara otomatis dengan tingkat presisi tinggi.
“Kunjungan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai bagaimana GAC mengembangkan teknologi kendaraan, mulai dari aspek keselamatan baterai hingga sistem cerdas,” ujar Iqbal Taufiqurrahman, Product Planning and Strategy GAC Indonesia, dalam keterangan tertulis kepada VISI.NEWS, Rabu (22/4/2026). Ia menegaskan bahwa pemahaman ini penting untuk memastikan teknologi yang dihadirkan sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!