Forum Silaturahmi Warga Ciparay
Baru-baru ini telah digelar pertemuan antara Forkopimcam Ciparay, Ketua DPRD Kabupaten Bandung dengan para Tokoh Masyarakat Ciparay. /visi.news/dok. deden suwandi
Oleh Deden Suwandi
- Penulis, Warga Ciparay
KECAMATAN Ciparay adalah wilayah strategis dengan sejarah panjang sebagai kota satelit dan lumbung padi Kabupaten Bandung.
Baru-baru ini telah digelar pertemuan antara Forkopimcam Ciparay, Ketua DPRD Kabupaten Bandung dengan para Tokoh Masyarakat Ciparay. Di bawah kepemimpinan Camat Anjar Lugiyana, sinergi antara umaro (pemerintah), ulama, dan tokoh masyarakat terus diperkuat untuk menciptakan ekosistem pembangunan yang partisipatif, transparan, dan inklusif.
Menggali Potensi Ciparay "Anu Kapiraray"
Sebagai episentrum perpolitikan dan wilayah yang serba dinamis, Ciparay memiliki rekam jejak yang membanggakan. Kawasan ini pernah dinominasikan sebagai Ibu Kota Kabupaten Bandung pada era 1970-an, sebelum akhirnya pusat pemerintahan dipindahkan ke Soreang pada akhir 1980-an.
Secara historis, Ciparay juga dikenal sebagai kota kewadanaan. Pasca likuidasi kewadanaan di akhir tahun 90-an dampak UU Otonomi Daerah, bekas kantor kewadanaan tersebut kini beralih menjadi pusat pemerintahan Kecamatan Ciparay.
Pencetak Tokoh Bangsa dan Barometer Politik
Ciparay telah melahirkan banyak putra daerah yang memberikan sumbangsih besar bagi bangsa dan daerahnya, antara lain yang menjadi kepala daerah: Alm. R.H. Lily Sumantri dan H. Dadang M. Naser (Bupati Bandung), serta H. Dada Rosada (Wali Kota Bandung).Tokoh Nasional: Jenderal (Purn) Makbul Padmanagara (Mantan Wakapolri), Letjen (Purn) Arif Rahman (Mantan Wakasad), dan Benny Rhamdani (Mantan Kepala BP2MI).
Legislator: H. Dadang M. Naser (Anggota DPR RI), serta empat Anggota DPRD Kabupaten Bandung yaitu H. Asep Ikhsan, H. Tarya Witarsa, H. Yayat Sumirat, dan Taufiq Rahman Hakim.
Mendorong dibentuk Forum Warga Ciparay yang Egaliter
Pertemuan tokoh masyarakat dan ketua dewan yang diinisiasi oleh Camat Ciparay merupakan langkah awal yang krusial. Untuk mengoptimalkan potensi daerah, kolaborasi ini tidak boleh berhenti di satu titik, melainkan harus berkelanjutan. Langkah konkret yang ideal untuk diwujudkan adalah membentuk Forum Warga Ciparay. Melalui wadah ini, diharapkan:
1. Pembangunan Inklusif: Tokoh masyarakat berfungsi sebagai katalisator dan jembatan aspirasi warga dengan pemerintah.
2. Konsolidasi Lintas Tokoh: Mengundang para tokoh nasional dan lokal untuk peduli membangun "lembur" Ciparay "anu kapiraray" (Ciparay yang dicintai/diidamkan).
3. Konsep Egaliter: Pertemuan lintas tokoh ke depan sebaiknya dikemas dalam format yang setara, santai, dan cair agar semua elemen masyarakat dapat berbaur dengan baik.
Jika silaturahmi antar berbagai kalangan ini terus dirawat, Ciparay diyakini akan kembali menjadi kecamatan terdepan di Kabupaten Bandung, baik dari segi infrastruktur maupun kualitas kehidupan sosial masyarakatnya.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!