Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Fokus dan Tenang di Era Serba Online Lewat Digital Decluttering

Desi Rossilawati
Jumat, 20 Juni 2025 | 02:00 WIB
Bagikan
Fokus dan Tenang di Era Serba Online Lewat Digital Decluttering
VISI.NEWS | BANDUNG - Hidup di tengah arus informasi yang deras membuat banyak orang merasa kewalahan. Notifikasi tak henti, aplikasi menumpuk, dan data yang berantakan sering kali memicu stres dan membuat produktivitas menurun. Di sinilah digital decluttering atau bersih-bersih digital memainkan peran penting. Digital decluttering adalah proses menata dan membersihkan isi perangkat digital seperti ponsel, laptop, dan tablet. Lebih dari sekadar menghapus file atau aplikasi, aktivitas ini bertujuan menciptakan lingkungan digital yang lebih terstruktur, efisien, dan kondusif bagi kesehatan mental. Menurut sejumlah pakar, kekacauan digital bisa menyebabkan gangguan fokus dan stres kronis. Saat informasi tak tertata, waktu habis hanya untuk mencari data yang tersebar. Decluttering membantu meminimalisasi gangguan itu dan memulihkan kendali atas teknologi. Beberapa tanda yang menunjukkan bahwa seseorang butuh digital declutter di antaranya:
  • Kotak masuk email selalu penuh dan sulit diatur
  • Banyak aplikasi tidak terpakai yang memenuhi layar
  • Dokumen dan file tersimpan tanpa sistem
  • Media sosial dipenuhi konten tak relevan
Jika mengalami hal-hal tersebut, inilah saat yang tepat untuk mulai merapikan ruang digital.

Langkah-Langkah Digital Declutter yang Efektif:

1. Bersihkan Email: Unsubscribe dari email tidak penting dan hapus email lama yang menumpuk. 2. Atur Aplikasi: Hapus yang tidak digunakan dan kelompokkan aplikasi penting ke dalam folder. 3. Rapikan File: Buat sistem pengarsipan jelas dan manfaatkan penyimpanan cloud. 4. Kelola Foto dan Video: Hapus yang tidak dibutuhkan dan buat album agar lebih rapi. 5. Atur Media Sosial: Unfollow akun tidak relevan dan batasi waktu bersosial media. 6. Kelola Akun dan Password: Tutup akun tidak terpakai dan gunakan password manager. Selain langkah-langkah teknis, digital decluttering juga berarti membangun hubungan baru yang lebih sehat dengan teknologi. Misalnya, membuat zona bebas gawai di kamar tidur atau ruang makan, mengganti waktu scrolling dengan membaca buku fisik, journaling, atau aktivitas yang membuat tenang. Dengan ruang digital yang lebih bersih, fokus meningkat, tidur lebih nyenyak, dan pikiran pun terasa lebih ringan. Tak perlu melakukan semuanya sekaligus, cukup mulai dari langkah kecil seperti mematikan notifikasi, lalu lanjutkan secara bertahap. Teknologi seharusnya menjadi alat bantu, bukan sumber stres. Dengan digital declutter, kamu bisa mengembalikan kendali dan menciptakan hidup yang lebih sadar, teratur, dan tenang. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.