Ijeck Dorong Reaktivasi Jalur Kereta Sumut–Aceh, Pangkas Biaya Logistik 15 Jul 2026 Maxim Perkuat Dukungan untuk UMKM 15 Jul 2026 Uji Kelayakan KPI 2026, Achmad Daeng Sere Soroti Target Kinerja 15 Jul 2026 Sambut Reaktivasi Bandara Husein, Infrastruktur Siap dan Dua Rute Baru Dibuka Agustus 15 Jul 2026 Muazzim Akbar Pastikan Aspirasi Mitra MBG Dibawa ke RDP Bersama BGN 15 Jul 2026 Operasional SPPG Ranca Mulya 2 Dihentikan Usai Kepala Meninggal 15 Jul 2026 Revisi UU Penyiaran Disorot, Sarifah Ainun Uji Gagasan Calon Komisioner KPI 15 Jul 2026 Fasilitas Latihan Persib Disorot, Ini Penjelasan Manajemen 15 Jul 2026 Terungkap, Siswa MAN 3 Padang Pembawa Bom Korban Bullying 15 Jul 2026 Spanyol Tumbangkan Perancis, De la Fuente Ungkap Rahasia Kemenangan 15 Jul 2026 Ijeck Dorong Reaktivasi Jalur Kereta Sumut–Aceh, Pangkas Biaya Logistik 15 Jul 2026 Maxim Perkuat Dukungan untuk UMKM 15 Jul 2026 Uji Kelayakan KPI 2026, Achmad Daeng Sere Soroti Target Kinerja 15 Jul 2026 Sambut Reaktivasi Bandara Husein, Infrastruktur Siap dan Dua Rute Baru Dibuka Agustus 15 Jul 2026 Muazzim Akbar Pastikan Aspirasi Mitra MBG Dibawa ke RDP Bersama BGN 15 Jul 2026 Operasional SPPG Ranca Mulya 2 Dihentikan Usai Kepala Meninggal 15 Jul 2026 Revisi UU Penyiaran Disorot, Sarifah Ainun Uji Gagasan Calon Komisioner KPI 15 Jul 2026 Fasilitas Latihan Persib Disorot, Ini Penjelasan Manajemen 15 Jul 2026 Terungkap, Siswa MAN 3 Padang Pembawa Bom Korban Bullying 15 Jul 2026 Spanyol Tumbangkan Perancis, De la Fuente Ungkap Rahasia Kemenangan 15 Jul 2026

Fasilitas Latihan Persib Disorot, Ini Penjelasan Manajemen

Desi Rossilawati
Rabu, 15 Juli 2026 | 11:42 WIB
Bagikan
Fasilitas Latihan Persib Disorot, Ini Penjelasan Manajemen

Persib Bandung melakukan sesi latihan./visi.news/Persib.co.id.

VISI.NEWS - Manajemen Persib Bandung menjelaskan alasan di balik belum optimalnya fasilitas latihan tim setelah kondisi lapangan latihan menjadi sorotan dan menuai keluhan dari pelatih kepala Igor Tolic.

Keluhan tersebut disampaikan Tolic saat menjawab pertanyaan awak media mengenai perkembangan pemain pada awal sesi latihan pramusim menjelang Super League 2026-2027, Senin (13/7/2026). Saat itu, kondisi lapangan terlihat menguning di sejumlah bagian sehingga tim pelatih harus menyesuaikan program latihan dengan menghindari area yang dinilai kurang layak digunakan pemain.

“Ya kami belajar sesuatu setiap hari. Kami mencoba melakukan segalanya lewat permainan (game), jadi semua tahu apa yang harus dilakukan. Kami memulai ini sejak momen pertama,” kata Tolic dalam kterangannya dikutip, Rabu (15/7/2026).

“Kemudian kami hanya perlu mengaturnya karena lapangan ini tidak ideal, jadi segalanya menjadi sedikit lebih berat dari biasa,” tambahnya.

“Tapi para pemain bekerja keras dan mereka mencoba memberikan yang terbaik dan juga bekerja keras. Ya tapi ini sulit untuk di lapangan,” ucap pelatih asal Kroasia tersebut.

Sorotan terhadap kondisi lapangan latihan memunculkan pertanyaan mengenai fasilitas yang dimiliki Persib, mengingat klub tersebut merupakan juara Liga Indonesia dalam tiga musim terakhir.

Menanggapi hal itu, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, memberikan penjelasan melalui program Untold Story Back-to-back Champions Episode 3 di kanal YouTube Persib TV. Ia mengatakan pembangunan fasilitas latihan membutuhkan biaya yang sangat besar sehingga harus disesuaikan dengan kemampuan finansial klub.

“Pembangunan infrastruktur itu memakan biaya besar, mahal sekali. Membangun lapangan pendamping itu (biayanya) bukan Rp 1-2 miliar,” ujar Adhitia.

“Buat bikin satu lapangan saja butuh Rp 5-6 miliar, belum lahannya, belum fasilitas sekitarnya, itu mahal banget,” sebutnya.

Adhitia menjelaskan, di saat yang sama Persib juga harus mengalokasikan anggaran untuk memperkuat skuad demi bersaing di level Asia.

“Masalahnya adalah di waktu bersamaan, kami juga mau investasi di tim, karena kami mau melangkah jauh (di Asia). Kami tahu dengan investasi di tim, melangkah jauh, juga akan ada hal positif secara komersial,” terangnya.

Menurutnya, investasi terhadap tim utama, termasuk mendatangkan pemain-pemain berkualitas seperti Thom Haye, Eliano Reijnders, Layvin Kurzawa, serta mempertahankan pemain-pemain kunci dan jajaran pelatih, menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan prestasi klub.

Meski demikian, Persib tetap memiliki rencana jangka panjang untuk membangun fasilitas latihan yang lebih memadai.

“Investasi di divisi olahraga juga tidak boleh ditinggalkan. Kemudian idealnya memang ini bisa jalan bersama-sama,” ucapnya.

“Bangun infrastruktur sekian ratus miliar, investasi di tim sekian ratus miliar, harus jalan bersamaan, kenyataannya kan enggak bisa, uang kami terbatas. Akhirnya kami punya konsep clear, kami coba untuk berpegang teguh terhadap rencana yang telah dibuat,” jelasnya.

Selain itu, Persib juga harus menanggung beban pengeluaran lain berupa total denda dari Komite Disiplin PSSI dan AFC pada musim lalu yang mencapai sekitar Rp5 miliar. Nilai tersebut, menurut manajemen, setara dengan biaya pembangunan satu lapangan latihan baru.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.