Farhan Soroti Warga Rentan Desil 5-6
"Kita masih jalan Siskamling Siap Jaga Bencana untuk memastikan bahwa warga di setiap kewilayahan itu bisa menyampaikan aspirasinya. Apakah memang menimbulkan kesulitan atau memang sedang dalam keadaan baik-baik saja," kata Farhan.
Menurutnya, pengawasan dari tingkat kewilayahan menjadi penting karena pemerintah dapat memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi masyarakat. Terlebih ketika terdapat perubahan status dalam pendataan kesejahteraan yang dapat berdampak terhadap akses warga terhadap bantuan.
Data Harus Sesuai Kondisi Warga
Farhan menegaskan bahwa akurasi data menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan kebijakan bantuan dan subsidi tepat sasaran.
Perubahan status desil tidak boleh serta-merta membuat masyarakat yang masih membutuhkan perlindungan kehilangan akses terhadap bantuan. Karena itu, Pemkot Bandung akan mencermati kondisi warga sekaligus memastikan terdapat ruang untuk melakukan pembaruan apabila data tidak lagi sesuai dengan keadaan sebenarnya.
"Yang paling penting adalah instrumen-instrumen untuk berbagai macam bantuan, terutama sekali lagi transisi Desil 5 dan Desil 6 itu bisa tertangani dengan baik," katanya.
Farhan juga menyebut adanya mekanisme pelaporan bagi masyarakat yang mengalami perubahan status desil. Ia akan mencermati lebih lanjut mekanisme tersebut, termasuk kanal yang disediakan pemerintah pusat untuk memperbarui data kesejahteraan.
"Kalau saya enggak salah itu ada yang namanya website untuk melaporkan tentang perubahan desil tersebut," ucapnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!