1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026

ETF Bitcoin Disetujui: Peluang Buat Indonesia hingga Potensi Harga Bitcoin

ED
Kamis, 11 Januari 2024 | 11:35 WIB
Bagikan
ETF Bitcoin Disetujui: Peluang Buat Indonesia hingga Potensi Harga Bitcoin

Selain itu, penantian lama untuk persetujuan SEC mungkin telah membuat beberapa pelaku pasar mengantisipasi keputusan ini dengan cara "buy the rumor, sell the news."

Namun, Fyqieh memperkirakan bahwa kenaikan harga Bitcoin mungkin akan terjadi ketika perdagangan ETF dimulai, yang dijadwalkan pada Kamis (11/1/2024) di Amerika Serikat. "Ini diperkirakan akan menghasilkan arus masuk dana besar dari 11 manajemen aset yang telah mendapatkan persetujuan ETF. Arus masuk dana ini dapat mendorong investor retail untuk melakukan akumulasi Bitcoin."

Sementara itu, Bitcoin kemungkinan akan tetap berada dalam kisaran harga antara $45.000 hingga $48.000 karena menunggu tindakan dari 11 manajemen aset tersebut. Jika arus masuk dana terjadi, kemungkinan besar Bitcoin akan berhasil menembus level resistensi sebelumnya di $48.178 dan menuju level resistensi berikutnya di $50.500. "Saat ini, pasar altcoin, terutama Ethereum, tampak lebih menarik dibandingkan Bitcoin.

Ethereum telah mengalami kenaikan harga yang signifikan, mencapai level tertinggi $2.527 per unit segera setelah persetujuan ETF Bitcoin oleh SEC. Ini menunjukkan bahwa pasar kripto sangat dinamis dan selalu berubah," jelasnya. Selain ETF Bitcoin, ada juga ekspektasi yang tumbuh terhadap ETF Ethereum spot dalam waktu dekat.

Ini mencerminkan perubahan dalam sikap investor dan pasar yang semakin matang terhadap kripto. Transformasi ini juga menggarisbawahi hubungan penting antara keputusan regulasi dan respons pasar. Terlepas dari beberapa kegembiraan spekulatif yang telah mereda di komunitas kripto, perkembangan ini menunjukkan bahwa pasar terus berkembang dan beradaptasi dengan perubahan dalam regulasi dan berita sekitarnya.

@nia

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.