ESDM Ungkap Penyebab SPBU Shell Belum Jual Bensin
stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell./visi.news/Shell Indonesia.
VISI.NEWS - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut belum mengetahui secara pasti penyebab stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell hingga kini belum kembali menjual bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menduga kondisi tersebut kemungkinan dipengaruhi oleh fluktuasi harga minyak dunia yang belakangan mengalami kenaikan.
"Ya saya nggak tahu. Bisa juga dia nggak jualan karena harga kan lagi nggak stabil. Coba tanya (Shell)," ujar Laode dalam keterangannya dikutip, Jumat (10/7/2026).
Meski demikian, Laode menegaskan tidak ada kebijakan pemerintah yang menjadi penyebab belum tersedianya BBM jenis bensin di SPBU Shell.
"Nggak, itu kan cerita lama," tegasnya.
Hingga saat ini, SPBU Shell diketahui baru menjual BBM jenis solar, yakni Shell V-Power Diesel. Sementara produk bensin seperti Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ masih belum tersedia.
Berdasarkan catatan, SPBU Shell terakhir kali menjual BBM jenis bensin pada periode awal Desember 2025 hingga Januari 2026. Saat itu, pasokan bensin diperoleh melalui kerja sama dengan Pertamina Patra Niaga yang mengirimkan sekitar 100 ribu barel BBM murni.
Selain memasok Shell, Pertamina Patra Niaga juga mendistribusikan sekitar 430 ribu barel BBM ke jaringan SPBU swasta lainnya, termasuk BP-AKR dan Vivo.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!