Ayah Tunggal Pilih Jadi Driver Online Demi Rawat Anak Balita 7 Aug 2026 Nikah di KUA Makin Diminati, Pasangan Muda Pilih Sederhana dan Praktis 7 Aug 2026 VISI | Khidmah Strategis Muktamar NU 7 Aug 2026 Bandung-Lampung Kembali Terhubung, Wings Air Resmi Buka Penerbangan Perdana dari Bandara Husein 7 Aug 2026 BMKG: Bandung pada Jumat (7/8/2026) Cerah Berawan, Suhu Capai 31 Derajat 7 Aug 2026 KHUTBAH JUMAT | 4 Hal yang Menghalangi Terkabulnya Doa Seorang Muslim 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Ayah Tunggal Pilih Jadi Driver Online Demi Rawat Anak Balita 7 Aug 2026 Nikah di KUA Makin Diminati, Pasangan Muda Pilih Sederhana dan Praktis 7 Aug 2026 VISI | Khidmah Strategis Muktamar NU 7 Aug 2026 Bandung-Lampung Kembali Terhubung, Wings Air Resmi Buka Penerbangan Perdana dari Bandara Husein 7 Aug 2026 BMKG: Bandung pada Jumat (7/8/2026) Cerah Berawan, Suhu Capai 31 Derajat 7 Aug 2026 KHUTBAH JUMAT | 4 Hal yang Menghalangi Terkabulnya Doa Seorang Muslim 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026

Era Digital dan AI: Tantangan dan Peluang Baru bagi Humas Pemerintahan di Jawa Barat

ED
Jumat, 19 Juli 2024 | 09:30 WIB
Bagikan
Era Digital dan AI: Tantangan dan Peluang Baru bagi Humas Pemerintahan di Jawa Barat

VISI.NEWS | KAB. KARAWANG - Era digital membawa tantangan baru bagi pranata hubungan masyarakat (humas) pemerintahan. Kehadiran artificial intelligence (AI) dan dinamika karakter masyarakat yang terus berkembang mengharuskan kapabilitas pranata humas pemerintahan untuk selalu ditingkatkan. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat menyadari hal ini dan menjadikannya salah satu fokus dalam penyelenggaraan IKP Fest 2024 di Kabupaten Karawang pada Kamis (18/7/2024) dan Jumat (19/7/2024).

Plh. Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Hening Widiatmoko, menyatakan bahwa IKP Fest 2024 tidak hanya bertujuan meningkatkan kapabilitas pranata humas pemerintahan di lingkup Pemda Provinsi Jawa Barat maupun Pemda Kabupaten dan Kota, tetapi juga memperkuat kolaborasi. "Diskominfo kabupaten dan kota sama pentingnya dengan kami di provinsi. Kepala Bidang IKP (Informasi Komunikasi Publik) menentukan posisi untuk merangkul banyak pihak agar informasi tidak disalahartikan. Artinya, di situ narasi tunggal diperlukan," ujar Hening.

Kolaborasi menjadi elemen kunci, terutama dalam menyampaikan program-program prioritas pemerintah. Dengan kolaborasi, pranata humas pemerintahan dapat menghadirkan pembaruan-pembaruan dalam menjawab tantangan di era digital. "Terus mencoba pembaruan dan kita sadari memang tidak mudah. Ada tahapan-tahapan yang perlu ditempuh dengan proses bisnis yang jelas dan itu membutuhkan orang-orang yang cakap, yang kompeten," tambah Hening.

Senada dengan Hening, Kepala Diskominfo Jawa Barat, Ika Mardiah, menekankan pentingnya merespons kehadiran AI dengan mengasah kapabilitas pranata humas pemerintahan. AI dapat dimanfaatkan untuk merancang strategi komunikasi yang efektif melalui analisis data dan informasi secara cepat. "Artificial intelligence tentunya berpotensi membantu kegiatan komunikasi publik dalam merancang strategi komunikasi yang efektif melalui analisis data dan informasi secara cepat. Pemerintah dapat memahami kebutuhan publik dan menyusun strategi komunikasi berdasarkan data real time," ujar Ika.

Namun, Ika juga mengingatkan bahwa pemanfaatan AI harus tetap mengedepankan prinsip keamanan, kredibilitas, dan etika yang bertanggung jawab. Pemanfaatan teknologi ini harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian untuk memastikan informasi yang disampaikan tetap akurat dan dapat dipercaya. "Tentunya pemanfaatan artificial intelligence juga harus tetap mengedepankan prinsip keamanan, kredibilitas, dan etika yang bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi," imbuhnya.

IKP Fest 2024 diharapkan dapat melahirkan ide-ide kreatif dalam melakukan komunikasi publik. Diskominfo Jabar melalui Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) menggelar banyak aktivasi, mulai dari IKP Talks, Podcast Ngonci, Penyusunan Narasi Tunggal, hingga Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang IKP Diskominfo se-Jabar. "Di acara ini, IKP Fest, kami mengharapkan ide-ide kreatif dalam menyampaikan komunikasi publik di tengah tren pemanfaatan artificial intelligence," tutur Ika.

Kepala Bidang IKP Diskominfo Jabar, Viky Edya Martina, menyatakan bahwa Rakor Bidang IKP Diskominfo se-Jabar bertujuan menyelaraskan pandangan dan menyatukan tujuan untuk menciptakan orkestrasi komunikasi publik di Jawa Barat. Orkestrasi ini penting untuk mencegah hoaks dan meredam misinformasi serta disinformasi di masyarakat. "Orkestrasi komunikasi publik sendiri menampilkan informasi yang terkonfirmasi dan dalam bingkai keserempakan pesan. Keserempakan menjadi krusial untuk mencegah kebingungan di masyarakat. Itu karena program, imbauan, pencapaian, maupun kebijakan pemerintah disampaikan dengan pesan dan informasi yang sama oleh banyak pihak," tuturnya.

[*]

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.