Empat Orang Luka Tertimpa Pohon Tumbang di Cianjur
Ilustrasi./visi.news/bisnis.com.
VISI.NEWS - Empat orang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit setelah insiden pohon tumbang terjadi di Jalan Raya Cianjur–Bandung, tepatnya di Kampung Cikijing, Desa Selajambe, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Rabu (1/7/2026) pagi.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat kondisi lalu lintas di lokasi sedang padat. Pohon setinggi sekitar 10 meter dengan diameter satu meter tersebut tiba-tiba roboh ke badan jalan dan menimpa dua mobil serta dua sepeda motor.
"Pohonnya tumbang secara tiba-tiba. Tidak ada angin kencang. Saat kejadian jalur sedang padat, sehingga ada empat kendaraan hang tertimpa," kata Kanit Sukanagara Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Cianjur, Rahmat Mulyana dalam keterangannya dikutip, Rabu (1/7/2026).
Rahmat menjelaskan, empat korban luka terdiri dari seorang penumpang angkot serta tiga orang pengendara dan penumpang sepeda motor. Sementara pengemudi minibus dilaporkan selamat meski kendaraannya mengalami kerusakan berat.
"Korban luka berasal dari penumpang angkot, serta tiga pengendara dan penumpang sepeda motor. Untuk pengendara minibus berhasil selamat, tapi mobilnya rusak parah," katanya.
Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, PMI, Dinas Perkim, Dinas PUPR, kepolisian, pemadam kebakaran, serta relawan. Penanganan berlangsung sekitar dua jam hingga jalur kembali dapat dilalui kendaraan.
"Kami utamakan evakuasi korban yang tertimpa. Setelahnya baru membersihkan batang pohon yang tumbang. Prosesnya memakan waktu dua jam. Untuk korban saat ini sudah dibawa ke fasilitas kesehatan," kata Rahmat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, pohon diduga tumbang akibat faktor usia dan kondisi batang yang sudah lapuk.
"Dugaan sementara diduga karena barang dan akarnya sudah lapuk, sehingga tumbang tanpa diterjang hujan atau angin kencang," katanya.
Sementara itu, arus lalu lintas di jalur Cianjur–Bandung sempat mengalami kemacetan panjang selama proses evakuasi berlangsung, namun kini telah kembali normal setelah penanganan selesai.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!