Dua Warga Surabaya Ditangkap Usai Bobol SD di Mojokerto
Ilustrasi./visi.news/ist.
Dalam pemeriksaan, kedua pelaku mengaku datang dari Surabaya dengan niat mencari sasaran pencurian di wilayah Mojokerto karena kondisi sekolah yang sepi saat libur. Awalnya, mereka berencana mencuri laptop untuk dijual kembali.
RA mengaku hasil penjualan barang curian akan digunakan sebagai modal usaha sekaligus biaya pendidikan anaknya, sementara RZ menyebut uang tersebut akan dipakai untuk kebutuhan pribadi.
Namun, barang yang berhasil diambil ternyata bukan laptop, melainkan proyektor yang tidak sempat diperiksa isi tasnya oleh kedua pelaku.
”Tidak saya lihat dulu. Langsung diambil,” ungkap RA kepada polisi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!