Dua Pekan Usai IPO, Direktur RANS Mengundurkan Diri
Ilustrasi./visi.news/ist.
“Melalui pengalaman kerjanya, ia mengembangkan keahlian di bidang strategi pemasaran, manajemen operasi bisnis, dan pengembangan kemitraan dan proyek-proyek strategis,” tulis manajemen di laman resminya.
Setelah menerima surat pengunduran diri tersebut, Perseroan menyatakan akan meminta persetujuan para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku.
Pengunduran diri Grandy terjadi sekitar dua minggu setelah RANS resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia pada 10 Juli 2026. Saat itu, perseroan melepas 20,02 persen saham kepada publik melalui penawaran umum perdana saham (IPO).
Dengan harga penawaran Rp170 per saham, RANS berhasil menghimpun dana sekitar Rp429 miliar dari aksi korporasi tersebut.
Sementara itu, pada penutupan perdagangan Jumat (24/7/2026), harga saham RANS berada di level Rp214 per lembar atau naik sekitar 25,88 persen dibandingkan harga penawaran perdana.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!