Dua Nikmat yang Allah Berikan bagi Orang Berhaji

ED
Rabu, 10 Mei 2023 | 06:26 WIB
Bagikan
Dua Nikmat yang Allah Berikan bagi Orang Berhaji

Maksudnya ialah perintah untuk berdzikir kepada Allah dengan membaca talbiyah, tasbih, tahmid dan tahlil di tempat yang disebut dengan Masy’aril Haram, sekembali dari wuquf di Arafah. Syekh Nawawi menjelaskan maksud dari Masy’aril Haram sendiri ialah sebuah bukit yang menjadi tempat berdiri imam yang dinamakan Quzah, merupakan akhir batas Muzdalifah.

Sedangkan sebagian ulama berpendapat maksud dari Masy’aril Haram ialah Muzdalifah itu sendiri dengan alasan dzikir yang diperintahkan dapat dilakukan setelah kembali dari Arafah dan kegiatan setelahnya tak lain ialah mabit atau menginap di Muzdalifah. (Nawawi Al-Bantani, Marah Labid, juz I, halaman 47). Adapun makna perintah berdzikir sebagai wujud syukur kepada Allah yang disebutkan ayat di atas, Ibnu Katsir menjelaskannya sebagai berikut:

وَقَوْلُهُ: {وَاذْكُرُوهُ كَمَا هَدَاكُمْ وَإِنْ كُنْتُمْ مِنْ قَبْلِهِ لَمِنَ الضَّالِّينَ} تَنْبِيهٌ لَهُمْ عَلَى مَا أنْعَم بِهِ عَلَيْهِمْ، مِنَ الْهِدَايَةِ وَالْبَيَانِ وَالْإِرْشَادِ إِلَى مَشَاعِرَ الْحَجِّ، عَلَى مَا كَانَ عَلَيْهِ إِبْرَاهِيمُ الْخَلِيلُ، عَلَيْهِ السَّلَامُ؛ وَلِهَذَا قَالَ: {وَإِنْ كُنْتُمْ مِنْ قَبْلِهِ لَمِنَ الضَّالِّينَ} قِيلَ: مِنْ قَبْلِ هَذَا الْهَدْيِ، وَقَبْلَ الْقُرْآنِ، وَقَبْلَ الرَّسُولِ، وَالْكُلُّ مُتَقَارِبٌ، وَمُتَلَازِمٌ، وَصَحِيحٌ

Artinya: “Firman Allah (wadzkurūhu kamā hadākum, wa ing kuntum ming qablihī laminadl-dlāllīn) merupakan pengingat kepada umat Islam atas nikmat yang telah diberikan Allah kepada mereka meliputi hidayah, penjelasan dan petunjuk untuk melaksanakan haji sesuai yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim as. Oleh karenanya, Allah berfirman (wa ing kuntum ming qablihī laminadl-dlāllīn), dikatakan: sebelum datangnya petunjuk, sebelum Al-Qur’an dan rasul ada. Semuanya berdekatan, saling melengkapi dan benar. (Ibnu Katsir, Tafsirul Qur’anul Azhim, juz I, halaman 555).

Kesimpulannya, dari penjelasan di atas ada dua (2) nikmat besar yang diberikan oleh Allah terhadap orang yang melaksanakan ibadah haji: Nikmat Allah kepada umat Islam dengan tidak melarangnya untuk mencari nafkah selagi tidak menghalangi ibadah. Nikmat Allah dengan memberikan petunjuk pelaksanaan haji sesuai dengan apa yang dilakukan Nabi Ibrahim ’alaihis salam. ​​​​​​​Wallahu a’lam.@mpa/nu.or.id

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.