dr R Cahyono: Asam Urat Bukan Karena Makanan, Tapi Ginjal

ED
Selasa, 23 Januari 2024 | 07:02 WIB
Bagikan
dr R Cahyono: Asam Urat Bukan Karena Makanan, Tapi Ginjal

VISI.NEWS | BANDUNG - Asam urat adalah penyakit yang ditandai dengan nyeri dan bengkak pada sendi akibat penumpukan kristal asam urat. Banyak orang mengira bahwa asam urat disebabkan oleh makanan tertentu, seperti emping, jeroan, atau seafood. Namun, menurut dr R Cahyono, dokter spesialis penyakit dalam, hal itu tidak sepenuhnya benar.

"Penyebab asam urat paling utama adalah terganggunya fungsi ginjal sebagai filter darah. Darah perlu difilter karena merupakan tempatnya racun dan sisa metabolisme. Jika ginjal tidak berfungsi dengan baik, maka asam urat akan menumpuk di dalam darah dan menyebabkan gejala asam urat," ujar dr R Cahyono dalam sebuah wawancara.

dr R Cahyono menjelaskan bahwa makanan yang mengandung purin memang dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah, tetapi tidak secara langsung menyebabkan asam urat. Purin adalah senyawa alami yang terdapat dalam makanan dan minuman yang nantinya diurai oleh asam urat dalam tubuh.

"Jadi, makanan yang tinggi purin, seperti emping, jeroan, atau seafood, hanya memperparah kondisi asam urat, bukan penyebabnya. Makanan tersebut sebenarnya tidak masalah jika dikonsumsi dalam jumlah sedang dan dibarengi dengan minum air putih yang cukup," tutur dr R Cahyono.

dr R Cahyono menambahkan bahwa faktor lain yang dapat memicu asam urat adalah obesitas, diabetes, hipertensi, penyakit ginjal kronis, dan penggunaan obat-obatan tertentu, seperti diuretik atau aspirin. Oleh karena itu, ia menyarankan agar penderita asam urat menjaga berat badan ideal, mengontrol gula darah dan tekanan darah, serta berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat apapun.

"Selain itu, penderita asam urat juga harus menghindari minuman beralkohol, karena dapat mengganggu fungsi ginjal dan meningkatkan produksi asam urat. Minuman yang baik untuk penderita asam urat adalah air putih, jus buah, atau teh herbal," ucap dr R Cahyono.

dr R Cahyono berharap bahwa dengan mengetahui penyebab asam urat yang sebenarnya, masyarakat dapat lebih waspada dan mencegah penyakit ini. Ia juga mengingatkan agar penderita asam urat tidak sembarangan mengobati diri sendiri, tetapi segera mencari bantuan medis jika mengalami gejala asam urat.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.