DPR Soroti Anak Pejabat Polisi Flexing Kekayaan Ditengah Efisiensi Anggaran

Desi Rossilawati
Senin, 3 Maret 2025 | 19:20 WIB
Bagikan
DPR Soroti Anak Pejabat Polisi Flexing Kekayaan Ditengah Efisiensi Anggaran
VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Abdullah menyoroti aksi Ghazy Endha Aditya Pratama, anak Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan yang memamerkan (flexing) gaya hidup mewah. Dia meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan teguran keras kepada sang ayah. Aksi flexing anak Kapolda Kalsel itu viral di media sosial. Sorotan netizen itu bermula ketika foto-foto perayaan ulang tahun Kapolda Kalsel Irjen Polisi Rosyanto Yudha Hermawan diunggah di akun media sosial milik Ghazy Endha. Perayaan ulang tahun yang cukup mewah itu langsung mendapat kritik, sindiran, dan hujatan dari netizen. Tidak hanya itu, gaya hidup mewah Ghazyendha juga akhirnya mendapat sorotan. Anak Kapolda Kalsel itu ternyata sering memamerkan gaya hidup mewah di media sosial. Dia memposting foto yang memperlihatkan dirinya sedang naik jet pribadi, mengenakan barang mewah, dan belanja hingga Rp 1 miliar lebih. "Anak pejabat polisi tidak pantas memamerkan gaya hidup mewah. Itu tindakan yang memalukan," terang Abdullah dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria, di Jakarta, Minggu (2/3/2025). Gus Abduh, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa seorang pejabat polisi seharusnya bisa mengatur keluarganya, termasuk anak-anaknya, agar tidak memperlihatkan hidup mewah. Keluarga pejabat, tegasnya, tidak pantas membangga-banggakan kekayaan di ruang publik. Legislator asal Dapil Jawa Tengah itu VI itu mengatakan, pejabat polisi dan keluarganya harus tetap memperlihatkan hidup sederhana di tengah masyarakat. Sebab, pejabat adalah pelayan rakyat yang mendapatkan gaji dari rakyat. "Apalagi di tengah kondisi negara sedang melakukan efisien anggaran. Maka tidak pantas keluarga pejabat polisi pamer kemewahan," beber Politisi Fraksi PKB ini. Tidak heran, kata Gus Abduh, masyarakat langsung marah ketika melihat ada anak polisi yang memamerkan kehidupan mewah. “Muncul berbagai dugaan dan pertanyaan, dari mana harta itu didapatkan? Berapa gaji pejabat polisi, sampai sang anak memiliki begitu banyak uang?!” tanyanya. Jika sang anak yang masih muda itu sudah memiliki perusahaan tambang, maka akan muncul pertanyaan, bagaimana anak kapolda itu bisa memiliki dan memimpin perusahaan? Dan berbagai spekulasi dan pandangan negatif lainnya. "Akhirnya sang ayah yang menjadi sasaran kekesalan dan kemarahan masyarakat," ungkapnya. Gus Abduh pun meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan teguran keras terhadap Kapolda Kalsel atas ulang anaknya yang telah memamerkan hidup mewah. "Ini juga menjadi pelajaran bagi pejabat polisi yang lain agar tidak suka flexing. Karena itu akan merusak citra polisi," tegas Gus Abduh. @givary

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.