DPR Puji Konsolnas Kemendikdasmen: Partisipasi Semesta Kunci Pendidikan Bermutu
Dalam kesempatan tersebut, Hetifah juga menegaskan komitmen Komisi X DPR RI dalam menjalankan fungsi pengawasan, anggaran, dan legislasi di bidang pendidikan. Pada periode ini, Komisi X telah membentuk beberapa Panja strategis, antara lain Panja Pendidikan di Daerah 3T dan Daerah Marjinal.
Panja Pendidikan di Daerah 3T dan Daerah Marjinal telah menghasilkan sejumlah rekomendasi penting, termasuk percepatan pembangunan sarana-prasarana pendidikan, pemenuhan kebutuhan guru dengan skema yang adaptif, penguatan alokasi anggaran berbasis data kebutuhan riil, serta pembentukan Desk Pendidikan Daerah 3T dan Marjinal yang melibatkan lintas kementerian dan pemerintah daerah.
Dalam fungsi anggaran, Komisi X terus mengawal agar mandatory spending 20 persen anggaran pendidikan benar-benar digunakan untuk program yang berdampak langsung pada peningkatan akses dan kualitas pendidikan.
Sementara dalam fungsi legislasi, Komisi X tengah menyusun revisi UU Sistem Pendidikan Nasional dengan pendekatan kodifikasi, guna merapikan dan menyelaraskan berbagai regulasi pendidikan secara komprehensif dan sistematis.
Hetifah menegaskan bahwa tantangan pendidikan mulai dari kesenjangan akses dan kualitas, ketimpangan distribusi dan kesejahteraan guru, perundungan dan kekerasan di sekolah, hingga isu tata kelola merupakan pekerjaan rumah bersama yang harus dikerjakan secara kolaboratif.
“Konsolnas ini diharapkan tidak berhenti sebagai forum diskusi, tetapi melahirkan komitmen nyata, jejaring kolaborasi, dan langkah bersama untuk menyukseskan target pembangunan pendidikan nasional tahun 2026 dan seterusnya. Pendidikan bukan hanya soal hari ini, tetapi soal masa depan bangsa,” pungkasnya. @givary
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!