Doa untuk Sang Maestro
Sepanjang kariernya, berbagai penghargaan diraih. Salah satunya ketika ia dinobatkan sebagai pembaca puisi terbaik pada tahun 1989. Namun bagi banyak orang yang mengenalnya, penghargaan terbesar Kang Iman bukanlah piala atau piagam, melainkan dedikasinya dalam membimbing generasi muda dan menjaga nyala kebudayaan agar terus hidup.
Sebagai dosen ISBI Bandung, ia telah melahirkan banyak seniman muda. Sebagai pekerja budaya, ia terus membuka ruang dialog dan kreativitas bagi masyarakat. Dan sebagai manusia, ia mengajarkan bahwa seni sejatinya adalah jalan untuk memahami kehidupan.
Kini, ketika sang maestro tengah menghadapi ujian kesehatan yang berat, dukungan dan doa datang dari berbagai penjuru. Di rumah sederhana yang beberapa hari terakhir menjadi tempat berkumpulnya para sahabat, harapan terus dipanjatkan agar Allah SWT memberikan kesembuhan dan kekuatan.
Sebab bagi dunia seni Jawa Barat, Kang Iman Soleh bukan hanya seorang aktor atau akademisi. Ia adalah penjaga api kebudayaan yang telah menerangi banyak jalan.
“Mohon doa dari semuanya, agar Kang Iman Soleh bisa sehat kembali,” tutup Abah Nanu penuh harap.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!