Diskusi Gayeng Mabes Polri dan DPD RI Lia Istifhama Bahas Stabilitas Bangsa hingga PPHN
VISI.NEWS | SURABAYA - Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan jajaran Mabes Polri dengan Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, di kediamannya di Surabaya, Kamis (13/2/2026).
Tim Mabes Polri yang dipimpin Kombes Pol. Hendri H. Siregar, hadir dalam rangka memperkuat komunikasi lintas kelembagaan. Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi agenda formal, tetapi juga ruang dialog terbuka terkait situasi sosial dan politik nasional.
Bahas Stabilitas dan Kepercayaan Publik
Dalam diskusi tersebut, Lia Istifhama yang akrab disapa Ning Lia menegaskan pentingnya menjaga stabilitas bangsa di tengah dinamika global dan disrupsi digital.
“Politik adalah turunan dari sosial. Saya mencoba menjalankan fungsi politik secara adaptif dengan situasi sosial. Politik dan demokrasi bertujuan menjaga keberlangsungan bangsa,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga kepercayaan generasi muda terhadap negara, termasuk terhadap institusi kepolisian. Menurutnya, jangan sampai muncul low trust terhadap negara yang dapat dimanfaatkan pihak tertentu untuk memicu provokasi.
“Kita tidak boleh memiliki mental provokasi atau senang melihat pihak lain disudutkan. Ruang politik harus menjadi jembatan antara masyarakat dan aparat negara agar tercipta harmoni,” tambahnya.
Dukungan Polri Tetap di Bawah Presiden
Dalam kesempatan itu, Lia juga menegaskan sikapnya yang mendukung agar institusi Polri tetap berada di bawah Presiden, bukan di bawah kementerian tertentu. Ia menyatakan dukungan tersebut murni demi stabilitas negara.
“Saya bukan keluarga polisi, bahkan tidak memiliki kepentingan apa pun. Ini murni pandangan objektif demi menjaga stabilitas keamanan dan pertahanan negara,” tegasnya.
Menurut Lia, perubahan struktur pada institusi strategis berisiko memengaruhi stabilitas nasional. Karena itu, yang terpenting adalah meningkatkan kinerja dan memperkuat institusi yang sudah ada.
Soroti Pentingnya PPHN
Selain isu kelembagaan, Lia juga menyoroti pentingnya PPHN (Pokok-Pokok Haluan Negara). Ia menilai Indonesia memerlukan pedoman pembangunan jangka panjang yang tidak bergantung pada periode kepresidenan.
“Hal-hal yang bersifat pokok harus terus berjalan. Pembangunan harus memiliki arah jangka panjang, sementara implementasinya bisa adaptif sesuai perkembangan zaman,” jelasnya.
Apresiasi dari Mabes Polri
Kombes Pol. Hendri H. Siregar menyampaikan apresiasi atas sikap dan pandangan politik Lia Istifhama.
“Ibu Lia sangat ramah, terbuka, dan memiliki wawasan luas. Beliau menunjukkan integritas dan sikap politik yang dewasa dalam menjaga keberlangsungan bangsa. Kami sangat berterima kasih atas pandangannya,” ujarnya.
Pertemuan ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara representasi daerah di parlemen dan institusi keamanan negara. Di tengah tantangan global dan dinamika sosial yang terus berkembang, komunikasi lintas lembaga dinilai menjadi kunci menjaga Indonesia tetap adem, damai, dan stabil. @givary
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!