Diplomasi Balada Literasi Nasional ala Ferry Curtis
Ferry Curtis, Syarif Bando, Dr. Wachyudi Muchin - foto Istimewa
VISI.NEWS - Di tengah tantangan rendahnya indeks literasi nasional, sebuah gerakan organik berbasis seni terbukti mampu memantik kesadaran membaca di puluhan daerah di Indonesia. Di balik gelombang gerakan tersebut, ada nama Ferry Curtis, seorang musisi balada sekaligus aktivis literasi yang konsisten menggunakan petikan gitar dan bait lagu sebagai senjata melawan ketidaktahuan.
Perjalanan monumental ini menorehkan sejarah penting pada tahun 2007. Ferry turut memelopori lahirnya GMGM (Gerakan Makassar Gemar Membaca) di Sulawesi Selatan bersama dr. Wachyudi Muchsin, S.Ked., S.H., M.Kes., Dr. Hj. Marwah Daud Ibrahim, M.A., Ph.D., Sunarti Sain dan didukung penuh Pejabat Walikota Makassar masa itu Bapak Dr. Ir. H. Ilham Arief Sirajuddin, M.M.. Langkah ini bukanlah program top-down dari birokrasi, melainkan sebuah resonansi kebudayaan yang lahir dari kegelisahan personal.
Inspirasi utamanya bersumber dari lagu ciptaan Ferry sendiri pada tahun 2001 yang berjudul "Ke Pustaka". Lewat lagu tersebut, ia menyuarakan pesan kuat bahwa buku dan perpustakaan adalah ruang pembebasan yang paling inklusif bagi siapa saja.
Keberhasilan GMGM di Makassar menjadi cetak biru (blueprint) yang memicu efek domino yang luar biasa di kawasan Indonesia Timur dan wilayah lainnya:
* Tahun 2008: Gerakan ini diduplikasi ke utara Sulawesi menjadi GGGM (Gerakan Gorontalo Gemar Membaca).
* Tahun 2009: Semangat yang sama menyeberang ke Sulawesi Tenggara melalui GBGM (Gerakan Bau Bau Gemar Membaca).
* Tahun 2009 (Akhir): Pulau Jawa mulai merespons melalui peluncuran GAIM (Gerakan Anak Indonesia Membaca) di Jawa Timur.
Model kampanye yang diusung Ferry Curtis tergolong unik dan adaptif. Ia tidak sekadar membagikan buku secara gratis, melainkan melakukan pendekatan kultural. Musik digunakan sebagai pintu masuk (entry point) untuk mencairkan kekakuan konsep "belajar", sehingga aktivitas membaca bertransformasi menjadi sebuah gaya hidup yang populer dan menyenangkan di kalangan generasi muda.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!