Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026

Dikritik Pramono Anung, Ridwan Kamil Mohon Maaf atas Kurangnya Perhatian pada Penyandang Disabilitas

ED
Selasa, 8 Oktober 2024 | 08:37 WIB
Bagikan
Dikritik Pramono Anung, Ridwan Kamil Mohon Maaf atas Kurangnya Perhatian pada Penyandang Disabilitas

VISI.NEWS | JAKARTA - Dalam debat Pilkada Jakarta 2024 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, calon gubernur nomor urut 3, Pramono Anung, mengkritik kinerja Ridwan Kamil, calon gubernur nomor urut 1, terkait perhatian terhadap kelompok disabilitas. Pertanyaan Pramono mengarah pada bagaimana Ridwan, yang sebelumnya menjabat Gubernur Jawa Barat, mengelola isu ini dalam konteks transformasi Jakarta sebagai kota global.

Pramono mengungkapkan, “Pertanyaan saya sederhana, bagaimana Kang Emil dalam konteks SDM transformasi menjadi kota global kepada kelompok disabilitas?” Ia menekankan pentingnya perhatian terhadap aksesibilitas di Jakarta dan Bandung yang memiliki kesamaan karakteristik.

Menanggapi kritik tersebut, Ridwan Kamil menjelaskan berbagai inisiatif yang telah dilakukan selama masa jabatannya di Jawa Barat. Ia menyoroti pembangunan jalur tunanetra di trotoar dan perempatan jalan sebagai upaya konkret untuk meningkatkan infrastruktur bagi penyandang disabilitas.

Ridwan juga berbagi pengalamannya dalam memberikan arahan kepada wali kota terkait warna jalur tunanetra. “Saya bilang, ini bukan soal warna, tetapi kuning adalah warna yang paling bisa dilihat oleh penyandang low vision,” ujarnya, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan aksesibilitas.

Meskipun demikian, Pramono tetap menekankan kurangnya keberpihakan Ridwan terhadap kaum disabilitas. Ia mengutip pengalaman temannya, Farhan Helmi, yang mengalami kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari sebagai Ketua Dilans di Bandung, menunjukkan bahwa tantangan masih ada.

Ridwan Kamil, merespons kritik tersebut, menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan yang ada dan berkomitmen untuk lebih memperhatikan hak-hak penyandang disabilitas jika terpilih sebagai Gubernur Jakarta. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi untuk memastikan Jakarta ramah bagi semua, terutama bagi penyandang disabilitas.

Debat ini mencerminkan dinamika yang berlangsung dalam Pilkada Jakarta, di mana isu aksesibilitas bagi kelompok disabilitas menjadi salah satu fokus penting bagi calon pemimpin.

@uli

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.