Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Diet Jepang, Solusi Alami Cegah Depresi? Ini Hasil Studi

Desi Rossilawati
Minggu, 6 Juli 2025 | 22:12 WIB
Bagikan
Diet Jepang, Solusi Alami Cegah Depresi? Ini Hasil Studi

VISI.NEWS | BANDUNG - Tingkat gejala depresi lebih rendah di kalangan orang usia produktif yang mengonsumsi makanan ala Jepang seperti nasi, sup miso, dan ikan, menurut sebuah studi pertama yang baru-baru ini dilakukan.

Dikutip dari Kyodo, Minggu, (6/7/2025), Japan Institute for Health Security menilai manfaat diet tradisional 'ala Jepang' yang terdiri atas produk kedelai, sayuran matang, jamur, ikan, rumput laut, dan teh hijau, serta versi modifikasi yang menambahkan buah, sayuran segar, dan produk susu.

Lembaga tersebut menyatakan bahwa meskipun masih sedikit penelitian tentang dampak diet Jepang terhadap kesehatan mental, penilaian serupa terhadap diet Mediterania yang terdiri atas sayuran, biji-bijian utuh, minyak zaitun, dan ikan dan kaitannya dengan depresi telah dilakukan sebelumnya.

"Diperlukan penelitian lebih lanjut, tetapi kami berharap bukti yang ditunjukkan di kalangan orang Jepang dapat digunakan untuk langkah-langkah kesehatan masyarakat di tempat kerja dan bidang terkait pencegahan depresi," tulis lembaga itu dalam siaran pers.

Studi yang dilakukan berdasarkan laporan mandiri ini melibatkan 12.499 karyawan dari lima perusahaan, di mana 88 persen di antaranya adalah laki-laki dengan usia rata-rata 42,5 tahun.

Sebanyak 30,9 persen dari kelompok tersebut menunjukkan gejala depresi, tetapi mereka yang mengikuti diet khas Jepang cenderung lebih kecil kemungkinan mengalaminya. Para peneliti berupaya mengisolasi faktor potensial lain yang dapat memengaruhi hasil.

Lembaga tersebut menyatakan bahwa beberapa makanan dalam diet ini mungkin terkait dengan peningkatan kesejahteraan mental.

Rumput laut, produk kedelai, dan asam folat dalam sayuran membantu melepaskan neurotransmitter seperti serotonin dan dopamin, sementara ikan berlemak kaya omega-3 memiliki efek anti-inflamasi. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.