Dieng Culture Festival 2021 secara Hybrid, Ganjar Ingatkan Prokes dan Sampah
“Kalau kemudian kita bisa me-manage itu, siapa tahu pengelolaan pariwisatanya bisa lebih baik dan masyarakat kita edukasi agar mereka semua bisa hati-hati dan jaga prokes. Piknik tapi jaga prokes, dan dipastikan mereka bisa happy senang tapi ketat dengan prokes yang ada,” himbaunya.
Ganjar menjelaskan pelaksanaan secara hybrid menjadi langkah antisipatif agar tetap bisa memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan saat acara.
“Kalau semua kita buka, kamu nanti ngga disiplin ya kita takut juga kalau Covid meledak lagi. Tapi dengan semakin banyak yang sudah divaksin, masyarakat makin bisa menjaga prokes, sebenarnya bisa kok kita bikin,” katanya.
Ganjar berharap dengan pelaksanaan DCF secara hybrid ini, pariwisata di kawasan dataran tinggi Dieng bisa mulai ditata kembali. Harapannya dengan langkah ini bukan saja wisatawan menjadi aman dari ancaman penyebaran Covid-19, ekonomi masyarakat sekitar juga membaik.
“Mudah-mudahan ini bisa lancar, ekonomi bisa menggelinding, masyarakat bisa tersenyum bahagia untuk bisa menghadiri acara Dieng Culture Festival."
Pada semua yang terlibat dalam ajang ini, Ganjar menitipkan dua pesan penting terkait kesehatan dan kebersihan lingkungan.
"Buat semua, jalankan pelaksanaannya dengan prokes. Awas ya sampahnya jangan dibuang sembarangan,” tandasnya. @Andi S
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!