Di Tengah Minimnya Opsi, Ole Romeny Dinilai Tetap Jadi Andalan Herdman pada FIFA Series 2026
VISI.NEWS|BANDUNG -Di saat lini depan Timnas Indonesia belum sepenuhnya memiliki banyak pilihan yang benar-benar mapan, nama Ole Romeny kembali menguat sebagai kandidat utama pengisi pos penyerang pada ajang FIFA Series 2026. Meski menit bermainnya di level klub belum ideal, striker berusia 25 tahun itu dinilai masih menjadi opsi paling rasional bagi pelatih anyar skuad Garuda, John Herdman.
Pandangan tersebut disampaikan pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan. Ia menilai performa Romeny bersama Timnas Indonesia sejauh ini cukup meyakinkan, terlepas dari situasinya di klub.
“Untuk situasi sekarang ini, kalau bicara nomor sembilan, Ole Romeny masih jadi yang terdepan. Meskipun sebetulnya dia bukan murni pemain nomor sembilan, tetapi nomor 10,” kata Ronny Pangemanan dalam kanal YouTube Nusantara TV.
Menurutnya, kebutuhan jangka pendek tim lebih penting dibanding mempertimbangkan faktor lain. “Namun, untuk sekarang ini menuju FIFA Series 2026 yang menjadi ajang terdekat, Ole Romeny lah yang tersedia. Tidak ada pilihan lain, terlepas menit bermainnya masih belum reguler bersama klubnya,” lanjutnya.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi St Kitts and Nevis pada FIFA Series 2026. Dalam konteks laga tersebut, Romeny dianggap tetap memiliki keunggulan dari sisi pengalaman internasional dan pemahaman taktik.
Ronny juga memprediksi Herdman kemungkinan akan menggunakan skema 3-4-3, formasi yang relatif familiar bagi para pemain karena pernah dipakai di era Shin Tae-yong maupun Patrick Kluivert. Dengan pola itu, Romeny dapat ditempatkan sebagai ujung tombak yang fleksibel.
“Jika dia tersedia dan dalam kondisi bugar, saya yakin John Herdman akan memilih dia untuk bermain di lini depan. Apalagi kalau Timnas Indonesia nantinya akan menggunakan skema 3-4-3,” ujar Ronny.
Namun, pekerjaan rumah terbesar bagi Herdman bukan hanya memilih striker utama, melainkan menentukan tandem yang tepat di sektor sayap. Ronny menyebut dua nama yang berpotensi melengkapi lini depan.
“Tinggal siapa nanti yang akan menjadi pendampingnya. Itu yang perlu dicermati secara lebih mendalam. Salah satu yang saya pilih adalah Miliano Jonathans. Kalau di kiri, bisa saja Ricky Kambuaya jadi opsinya,” katanya.
Secara opsi, Timnas Indonesia sebenarnya memiliki sejumlah nama lain di posisi penyerang, seperti Ramadhan Sananta, Mauro Zijlstra, Rafael Struick, hingga Ragnar Oratmangoen. Namun jika menimbang konsistensi kontribusi bersama skuad Garuda, Ronny meyakini Romeny tetap unggul.
“Kalau bicara satu striker saja, saya yakin pasti yang dipilih adalah Ole Romeny. Walaupun ada opsi lainnya seperti Ramadhan Sananta, dia pasti akan menjadi cadangan. Jadi, pemain pertama yang akan masuk di starting eleven adalah Ole Romeny,” tegasnya.
Di level klub, Romeny memang masih berjuang menemukan ritme terbaik bersama Oxford United di Championship 2025/2026. Sejak pulih dari cedera, ia telah tampil dalam 16 pertandingan, tetapi hanya dua kali menjadi starter. Dalam enam laga terakhir, ia lebih sering masuk sebagai pemain pengganti.
Situasi tersebut menimbulkan tanda tanya soal kebugaran dan konsistensinya. Namun bagi sebagian pengamat, pengalaman internasional dan kecocokan taktik justru menjadi faktor penentu.
FIFA Series 2026 pun bisa menjadi panggung pembuktian bagi Romeny. Di tengah persaingan dan ekspektasi publik, ia berpeluang mengukuhkan diri sebagai tumpuan utama lini depan Merah Putih di era baru kepelatihan.@fajar
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!