Di Solo Dibangun Gedung Parkir Pendukung Koridor Segitiga Mangkunegaran-Pasar Gedhe-Keraton

ED
Jumat, 25 Februari 2022 | 06:11 WIB
Bagikan
Di Solo Dibangun Gedung Parkir Pendukung Koridor Segitiga Mangkunegaran-Pasar Gedhe-Keraton

VISI.NEWS | SOLO - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, pertama kali membangun gedung parkir khusus kendaraan roda 2, di kawasan bisnis perdagangan Ketandan untuk menampung kendaraan pengunjung yang berbelanja di pertokoan dan Pasar Gedhe.

Lokasi gedung parkir berlantai 4 termasuk basement, menggunakan lahan milik Pemkot Solo yang dibeli dari 2 orang pemegang hak guna usaha (HGU) dan selama puluhan tahun lahan tersebut digunakan sebagai rumah toko (Ruko).

Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, ketika melakukan ground breaking diawalinya pembangunan, Kamis (24/2/2022), mengungkapkan, kebutuhan lahan parkir di Kota Solo, khususnya di kawasan bisnis dan perdagangan seperti kawasan Pecinan Pasar Gedhe sudah sangat mendesak. Di antara penyebabnya, pertambahan jumlah penduduk Kota Solo kalah dengan jumlah kendaraan bermotor yang tiap tahun meningkat.

"Di samping itu, ruas jalan di Kota Solo tidak bertambah. Akhirnya, Pemkot Solo membuat solusi membangun gedung parkir yang diawali di kawasan pusat bisnis dan perdagangan Pasar Gedhe," katanya.

Pembangunan gedung parkir di kawasan tersebut, lanjutnya, diharapkan bermanfaat selain untuk mengurangi penyempitan jalan akibat parkir kendaran di badan jalan juga pada malam hari dapat diginakan pedagang kaki lima (PKL) kuliner untuk berjualan.

"Fasilitas gedung parkir akan menjadikan arus lalu lintas lancar dan mobilitas warga serta kegiatan ekonomi juga berjalan lancar. Pemilikan kendaraan bermotor yang semakin meningkat di Kota Solo, berimplikasi pada masalah transportasi dan perparkiran. Ruas jalan menyempit akibat kendaraan diparkir tidak pada tempatnya, muncul tukang parkir ilegal dan sebagainya," jelasnya.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, seusai meninjau kegiatan vaksinasi booster di Pasar Klewer, setiba di lokasi ground breaking menyatakan kepada wartawan, pembangunan gedung parkir bertujuan mengurangi tingkat kemacetan, khususnya di kawasan bisnis dan perdagangan seperti Pasar Gedhe.

Setelah pembangunan gedung parkir Ketandan, katanya, Pemkot Solo akan membangun gedung parkir Loji Wetan, selain untuk mengurangi kemacetan juga mendukung kegiatan ekonomi agar berlangsung lancar.

“Lahan parkir di sekitar Pasar Gedhe sudah over capacity, makanya harus kita arahkan ke sini ( Ketandan ). Saya akan intervensi juga parkir di kawasan utara Benteng Vastenburg. Soalnya kalau malam hari di kawasan ini ramai banget,” ujar Mas Wali, panggilan akrab Wali Kota Solo Gibran Rakabuming.

Kepala Dinas Perhubungan, Hari Prihatno, menjelaskan, pembangunan gedung parkir empat lantai senilai Rp 12,7 miliar di kawasan Ketandan dan Pasar Gedhe, bertujuan menata kawasan tersebut sebagai kawasan wisata belanja sekaligus bisnis.

Menurut dia, selama ini parkir on street semakin padat sehingga menimbulkan kemacetan dan kesemrawutan kendaraan yang lalu lalang.

"Pembangunan gedung parkir, adalah untuk mendukung penataan kawasan Koridor Segitiga Mangkunegaran, Pasar Gedhe dan Keraton Surakarta. Fasilitas gedung parkir di kawasan Ketandan Pasar Gedhe, akan memberikan kemudaan bagi masyarakat dalam memperoleh ruang parkir, mengurangi masalah lalu lintas akibat parkir di pinggir jalan dan meningkatkan pendapatan dari retribusi parkir,” jelasnya.

Gedung parkir Ketandan dibangun di atas lahan seluas sekitar 1.100 meter persegi dengan bangunan 4 lantai termasuk basement total seluas 3.363,5 meter persegi. Dijadwalkan, dalam 150 hari kalender pengerjaan gedung parkir selesai, dengan kapasitas lantai satu 24 unit mobil dan 2 sepeda motor difabel, lantai dua dapat menampung 234 motor, lantai 3 untuk 255 motor dan lantai 4 menampung 255 motor. @tok

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.