Di Garut Hampir 30.000 Domba Memiliki Kualitas Sebagai Domba Ketangkasan
“Jadi ini saya kira bagus karena sudah 2 tahun kan selama pandemi tidak ada kontes, dan hari ini kita membuka kembali kick off dan mudah-mudahan ini juga akan bisa terus berlangsung karena kita menyadari bahwa ini penanganan Covid Indonesia sudah paling berhasil termasuk dari 5 negara yang berhasil,” ungkapnya.
Menurutnya, kontes ketangkasan domba ini memiliki dampak yang sangat bagus, salah satunya yaitu untuk pemuliaan genetik domba itu sendiri, karena para penggemar domba nantinya akan terus memelihara keaslian atau pemuliaan genetik domba Garut.
“Yang kedua ini kan secara ekonomi event-event seperti ini kan menjadi ajang bagi petani untuk mempromosikan dombanya, saya kira banyak para penghobi domba yang berburu dombanya biasanya di _event event_ seperti ini kontes-kontes seperti ini,” kata Teten.
Tak hanya pemuliaan genetik domba, Teten mengungkapkan bahwa pelaksanaan kontes ketangkasan domba ini akan menggerakkan ekonomi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), yang telah menjadi salah satu kekuatan ekonomi di Indonesia.
“Kita kuartal 3 kemarin, bisa 5,44% itu karna konsumsi rumah tangga dan itu sebagian besar adalah produk UMKM. Kita harus terus pemerintah daerah dan pemerintah pusat harus terus bekerja sama untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Dan ini apalagi kita menghadapi tahun depan yang ekonominya akan menghadapi resesi dunia,” tandasnya. @fen
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!