Dewan Pers Bakal Menggelar Workshop Peliputan Pemilu 2024 di 23 Provinsi
“Ini tentu tidak mudah bagi pers tersebut untuk bersikap independen. KPI akan menunggu aturan penyiaran pemilu dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Semua media tentu juga menunggu aturan ini,” ujar Tulus.
Sementara itu, Anggota Dewan Pers, Totok Suryanto, dan anggota Bawaslu, Toto Haryono, sama-sama memandang perlunya kerja sama semua pihak terkait dengan media untuk bermitra dalam membantu pengawasan dan jalannya pemilu. Pers diminta selalu menaati Kode Etik Jurnalistik (KEJ), memiliki itikad baik, dan menghindari terjadinya disinformasi.
Dalam workshop nanti, narasumber akan berasal dari anggota Dewan Pers, KPU/KPUD, Bawaslu, asosiasi jurnalis/konstituen, dan lembaga terkait. Materi yang diberikan dalam workshop antara lain tentang sistem pemilu, menghindari kampanye hitam, independensi media, pemanfaatan akun media sosial perusahaan pers, mencegah informasi hoaks, jurnalisme data, menghindari pemberitaan bernuansa SARA, iklan pemilu, menghargai keberagaman, dan lain-lain.
@gvr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!