Deschamps Pastikan Mbappe Tampil Kejar Golden Boot
Pesepak bola Timnas Prancis Kylian Mbappe./visi.news/REUTERS.
VISI.NEWS - Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, memastikan Kylian Mbappe siap tampil saat menghadapi Inggris pada laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi Mbappe untuk menjaga peluang meraih penghargaan Golden Boot atau Sepatu Emas.
Deschamps menegaskan timnya akan berupaya maksimal untuk menutup turnamen dengan hasil terbaik.
"Saya memiliki tugas sebagai pelatih kepala untuk melakukan segala yang saya bisa demi mencapai tujuan besok. Saya berharap kami bisa melakukannya, dan kami harus menunjukkan seluruh upaya untuk itu," kata Deschamps dikutip dari ESPN di Jakarta, Sabtu (18/7/2026).
Mbappe menjadi salah satu pemain paling produktif sepanjang turnamen dengan koleksi delapan gol. Jumlah tersebut sama dengan kapten Argentina Lionel Messi, tetapi penyerang Prancis itu masih berada di posisi kedua dalam daftar pencetak gol terbanyak karena kalah jumlah assist.
Gol yang dicetak pada laga perebutan tempat ketiga tetap diperhitungkan dalam perebutan Golden Boot. Karena itu, duel melawan Inggris menjadi peluang bagi Mbappe untuk melampaui Messi sekaligus membantu Prancis mengakhiri turnamen dengan medali perunggu.
Pada pertandingan tersebut, Deschamps juga mengonfirmasi akan melakukan sejumlah perubahan dalam susunan pemain. Laga kontra Inggris sekaligus menjadi pertandingan terakhirnya sebagai pelatih Timnas Prancis setelah memimpin Les Bleus sejak 2012.
"Saya tidak ingin mengkhianati pembicaraan yang saya lakukan dengan para pemain. Saya belum memiliki semua elemennya, tetapi ya, saya akan mengganti beberapa pemain," ujar Deschamps.
Pelatih yang membawa Prancis juara Piala Dunia 2018 itu mengaku pertandingan tersebut menjadi penutup perjalanan panjangnya bersama tim nasional.
"Saya tahu ini adalah pertandingan terakhir dan saya tidak ingin ada yang menangis. Tim nasional Prancis, dengan semua yang menyertainya dalam kehidupan profesional saya, adalah hal terindah yang pernah terjadi kepada saya," kata Deschamps.
Sementara itu, bek Prancis Ibrahima Konate mengakui laga perebutan peringkat ketiga bukan target yang diharapkan timnya setelah gagal melangkah ke final. Meski demikian, ia menegaskan seluruh pemain tetap memiliki tanggung jawab menjaga kehormatan tim nasional.
"Memang itu bukan tujuan kami. Kami ingin bermain di final, tetapi kami tetap mewakili Prancis. Merupakan impian banyak orang mengenakan seragam ini dan menyanyikan Marseillaise, karena itu kami harus menghormati seragam yang kami kenakan," ujar Konate.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!