Desa Adat Sade Terbakar, Warisan Sasak Menanti Pemulihan
Foto udara menampilkan dampak kebakaran di Sade, sebuah desa adat Sasak yang dilanda kebakaran pada malam hari di Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (22/8/2026)./visi.news/reuters.
Sekitar 120 rumah di Desa Adat Sade dilaporkan habis terbakar.
Rumah-rumah di Sade tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal. Arsitektur tradisional menjadi bagian dari identitas kawasan yang selama ini dikenal sebagai salah satu ikon wisata budaya NTB.
Masyarakat Sade selama ini mempertahankan arsitektur, tradisi, kerajinan, serta tata kehidupan yang diwariskan secara turun-temurun.
Kebakaran Ketujuh dan Terparah
Kebakaran kali ini bukan pertama kali terjadi di Desa Adat Sade. Berdasarkan penuturan warga setempat, kawasan tersebut telah mengalami kebakaran sekitar enam hingga tujuh kali.
Warga bernama Talip menyebut kebakaran yang terjadi pada Sabtu malam merupakan kejadian ketujuh dan menjadi yang paling parah karena api tidak berhasil dikendalikan sehingga menyebar ke banyak bangunan.
"Jadi ini bukan pertama kali terjadi ya tapi sudah ketujuh kali. Enam kali hampir tapi itu masih bisa kami atasi. Namun yang ketujuh kali sangat berakibat fatal karena apa satu kebakar kemudian tidak bisa dilerai kemudian semuanya ludes," kata Talip.
Desa Adat Sade Akan Dibangun Kembali
Masyarakat Desa Adat Sade berharap rumah-rumah yang terbakar dapat segera dibangun kembali. Pemerintah juga memastikan proses rekonstruksi akan dilakukan setelah penanganan kondisi darurat selesai.
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhan, mengatakan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat adat Desa Sade akan bersama-sama melakukan proses pemulihan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!