Dedikasi Pendamping PKH Mengawal Hak Warga Desa Kraton
VISI.NEWS | JEMBER – Sejak pagi hari, suasana Balai Desa Kraton, Kecamatan Kencong, tampak lebih ramai dari biasanya. Ratusan warga berdatangan dengan membawa undangan dan identitas diri untuk mengambil Bantuan Pangan Alokasi Februari–Maret 2026. Di tengah kesibukan tersebut, ada sosok yang terus bergerak memastikan seluruh proses berjalan lancar, yakni Pendamping Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Kraton, Uswatun Khasana.
Bagi Uswatun, penyaluran bantuan bukan sekadar kegiatan administratif. Di balik daftar nama penerima, ada banyak cerita tentang keluarga yang berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Karena itu, setiap kali program bantuan pemerintah turun, ia merasa memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh mereka yang berhak.
"Yang membuat kami bahagia bukan hanya ketika bantuan tersalurkan, tetapi saat melihat senyum warga yang merasa terbantu. Banyak di antara mereka yang memang sangat membutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga," ujar Uswatun saat mendampingi proses distribusi bantuan, Senin (15/6/2026).
Pada penyaluran kali ini, sebanyak 1.074 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Kraton menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Bantuan tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat di tengah berbagai kebutuhan rumah tangga yang terus meningkat.
Uswatun mengaku, persiapan penyaluran telah dilakukan jauh hari sebelumnya. Mulai dari verifikasi data penerima, koordinasi dengan pemerintah desa, pihak kecamatan, hingga Bulog, semuanya dilakukan agar tidak terjadi kendala saat hari pelaksanaan.
Menurutnya, tugas seorang pendamping PKH tidak hanya mendata penerima manfaat, tetapi juga memastikan warga mendapatkan informasi yang benar serta memahami hak dan kewajibannya dalam program bantuan sosial.
"Kami harus memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran. Karena itu koordinasi menjadi sangat penting. Kami juga terus memberikan pemahaman kepada warga agar mengikuti jadwal yang telah ditentukan sehingga proses penyaluran berjalan tertib," katanya.
Di sela kesibukannya, Uswatun masih menyempatkan diri membantu para lansia yang kesulitan membawa bantuan atau memahami prosedur pengambilan. Baginya, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan dengan sepenuh hati.
Pemandangan haru terlihat ketika beberapa warga lanjut usia menyampaikan rasa syukur karena bantuan tersebut dapat mengurangi beban pengeluaran keluarga mereka. Momen-momen seperti inilah yang menjadi penyemangat bagi para pendamping sosial untuk terus bekerja melayani masyarakat.
Sementara itu, Camat Kencong, Ronny Arvianto, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya para pendamping sosial yang selama ini menjadi ujung tombak program perlindungan sosial di tingkat desa.
"Pendamping PKH memiliki peran yang sangat penting karena mereka berada langsung di tengah masyarakat. Mereka tidak hanya mendampingi administrasi, tetapi juga memastikan bantuan pemerintah benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan," ujarnya.
Ronny menambahkan, keberhasilan penyaluran bantuan pangan di Desa Kraton merupakan hasil kerja sama yang baik antara pemerintah desa, kecamatan, pendamping PKH, serta Bulog.
Bagi Uswatun dan para pendamping sosial lainnya, keberhasilan program bukan diukur dari jumlah bantuan yang tersalurkan semata. Lebih dari itu, keberhasilan adalah ketika masyarakat merasa diperhatikan dan terbantu oleh kehadiran negara melalui berbagai program sosial.
"Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan keluarga penerima manfaat. Kami juga berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan seluruh pihak terkait terus terjalin demi kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
Hingga penutupan hari pertama penyaluran, proses distribusi bantuan berlangsung tertib dan lancar. Jika masih terdapat bantuan yang belum tersalurkan, pendistribusian akan dilanjutkan hingga 19 Juni 2026. Di balik lancarnya proses tersebut, tersimpan dedikasi para pendamping sosial yang bekerja tanpa banyak sorotan, namun menjadi jembatan penting antara program pemerintah dan masyarakat yang membutuhkan.
Berita Terkait
Komentar (3)
Tulis Komentar
Fisa
1 month agoMantap lanjutkan ibuun....
Indah
1 month agoWeeeh mantap bu Ketum....karangan aktivis.....yo meronta ronta jiwanya rek hahahahaha
Indah
1 month agoWeeeh mantap bu Ketum....karangan aktivis.....yo meronta ronta jiwanya rek hahahahaha