Dedi Mulyadi Tegaskan WFH ASN Pemprov Jabar Sudah Diterapkan Sejak 2025
VISI.NEWS | BANDUNG - Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah diterapkan sejak 2025.
Pernyataan tersebut disampaikan Dedi sebagai respons terhadap rencana Presiden Prabowo Subianto yang mempertimbangkan penerapan WFH untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) di tengah situasi konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel.
Mantan Bupati Purwakarta itu mengatakan, sistem kerja campuran antara bekerja dari kantor dan dari rumah sudah diuji coba sejak November 2025, dan resmi diterapkan Januari 2026.
Menurut dia, kebijakan tersebut juga mengikuti aturan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).
"Kita kan sudah berjalan, jadi WFH di Jabar kan sudah berjalan. Selama ini kita bisa menurunkan anggaran listrik, penggunaan internet, kemudian penggunaan telepon, air, itu kan dari WFH. Kita kan sudah," kata Dedi dikutip dalam keterangannya, Sabtu (21/3/2026).
Dedi mengatakan, pola kerja ASN di Jawa Barat dibagi dalam satu pekan, dengan kombinasi kerja di kantor dan WFH.
Penerapan tersebut, kata ia, tidak bersifat kaku karena disesuaikan dengan kondisi pekerjaan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Saat ini, jadwal ASN di lingkungan Pemprov Jabar yang bekerja dari kantor mulai Senin hingga Rabu.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!