Dedi Mulyadi Sidak Disdik Jabar, Minta Aplikasi SPMB Dievaluasi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat di Jalan Radjiman, Kota Bandung, Selasa (9/6/2026)./visi.news/tangkap layar pada akun YouTube.
VISI.NEWS | BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat di Jalan Radjiman, Kota Bandung, Selasa (9/6/2026), menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Dedi menduga berbagai persoalan yang muncul dalam proses penerimaan siswa baru lebih banyak disebabkan oleh gangguan pada aplikasi pendaftaran. Sejak pagi, ratusan orang tua siswa mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk menyampaikan keluhan dan mencari solusi atas kendala yang mereka alami.
Berbagai permasalahan dilaporkan, mulai dari akun yang belum terverifikasi, data peserta yang tidak muncul, kesulitan mengakses sistem, hingga peserta yang tidak lolos program Sekolah Maung.
Selain menerima aduan masyarakat, Dedi juga meminta penjelasan dari petugas yang menangani sistem SPMB. Namun, menurutnya, penjelasan yang diberikan belum mampu menjelaskan secara menyeluruh akar persoalan yang terjadi.
"Kalau menurut saya nggak ribet. Ini kan kalau sudah dari 340.000 ada beberapa problem yang disebabkan oleh teknis aplikasi, saya lihat," ucap Dedi di lokasi.
Menurut Dedi, permasalahan yang terjadi seharusnya dapat diselesaikan dengan mudah apabila sumber gangguan teknis pada aplikasi diketahui secara jelas.
Karena itu, ia berencana memanggil pihak pengembang aplikasi untuk memberikan penjelasan langsung terkait berbagai kendala yang terjadi selama proses pendaftaran.
"Hari ini saya ingin panggil yang menggunakan aplikasinya, yang membuatnya, karena ketentuan Gubernur seharusnya aplikasi tidak dibuat oleh Dinas Teknis. Aplikasi itu harus dibuat oleh Diskominfo atau terintegrasi oleh Diskominfo," kata Dedi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!