Dedi Mulyadi: Pendidikan Kunci Pengembangan Talenta Digital di Jabar
VISI.NEWS | BANDUNG - Calon gubernur Jawa Barat (Jabar) nomor urut 4, Dedi Mulyadi, memberikan jawaban tajam terkait pengembangan talenta digital dalam debat perdana Pilgub Jabar di Graha Sanusi, Universitas Padjadjaran, Kota Bandung, Senin (11/11/2024). Dedi Mulyadi ditanya mengenai cara mengatasi kesenjangan antara permintaan dan ketersediaan talenta digital di Jabar, dengan target nasional pada 2030 yang memerlukan 500.000 talenta digital terampil.
Mantan Bupati Purwakarta tersebut menyatakan bahwa banyak anak muda di Jawa Barat yang memiliki talenta baik dari pendidikan formal maupun bakat alamiah. Namun, Dedi menekankan bahwa untuk memaksimalkan potensi tersebut, perlu adanya penguatan pendidikan di tingkat menengah hingga perguruan tinggi. Pendidikan yang lebih fokus pada pengembangan talenta digital menjadi hal yang krusial agar generasi muda dapat berperan dalam memenuhi kebutuhan pasar digital di masa depan.
“Lembaga-lembaga pendidikan, baik pendidikan menengah maupun tinggi, harus memasukkan talenta digital dalam kurikulum dan kegiatan pembelajarannya,” ujar Dedi dengan tegas. Ia juga menyampaikan bahwa pengembangan talenta digital di Jawa Barat tidak hanya terbatas pada mereka yang berfokus di bidang teknologi, tetapi harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
Dedi menambahkan bahwa talenta digital tidak hanya terfokus pada satu sektor atau profesi saja. Menurutnya, era digital telah merambah hampir semua sektor kehidupan, mulai dari perdagangan digital, arsitektur digital, hingga pertanian digital. Hal ini mengisyaratkan bahwa setiap orang, di segala sektor, harus memiliki keterampilan dasar digital untuk dapat beradaptasi dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi dan sosial.
"Talenta digital itu bukan cuma orang yang menekuni teknologi, tetapi juga seluruh aspek kehidupan. Misalnya, perdagangan yang semakin berkembang melalui platform digital, atau pertanian yang kini menggunakan teknologi digital untuk meningkatkan hasil dan efisiensi," tambah Dedi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!