Dedi Mulyadi Fasilitasi 18 Siswi SMKN 2 Garut ke Salon Usai Polemik Razia Rambut
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (kanan)./visi.news/Pemprov Jabar.
“Terjadi pemotongan rambut anak yang diwarnai karena akumulasi laporan dari wali kelas dan masyarakat bahwa anak SMK rambutnya berwarna,” ujar Nur Al Purqon.
Pihak sekolah mengaku telah meminta maaf kepada siswi yang terdampak dan berupaya menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap penanganan kasus ini menjadi evaluasi agar pembinaan kedisiplinan di sekolah tetap mengedepankan pendekatan edukatif dan menghormati hak siswa. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!