Dede Farhan Aulawi Ungkap Peran Penting 'Lie Detector' dalam Kasus Vina Cirebon
Dede juga menekankan bahwa uji kebohongan mendeteksi gelombang fisik. "Jika seseorang berbohong, gelombang akan bergetar cepat. Sebaliknya, jika jujur, gelombang tidak akan bergetar dengan cepat," ujarnya.
Dengan tingkat akurasi sekitar 88-95%, poligraf dapat membantu efisiensi kinerja penyidik, meskipun faktor emosional dan keterampilan pemeriksa dapat mempengaruhi hasil.
"Penggunaan lie detector sebagai alat bantu sangat membantu tugas penyidik dalam mengungkap kasus. Semoga alat ini juga bisa membantu mengungkap kasus Vina, sehingga keadilan dapat segera terpenuhi," pungkas Dede.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!