Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

Dede Farhan Aulawi Sampaikan Prognosa Keamanan dan Ekonomi Global 2024

ED
Rabu, 3 Januari 2024 | 06:32 WIB
Bagikan
Dede Farhan Aulawi Sampaikan Prognosa Keamanan dan Ekonomi Global 2024

Kondisi pelemahan ekonomi yang terjadi tidak hanya pada negara yang terlibat perang secara langsung saja, tetapi berdampak pada negara – negara yang lainnya. Lihat saja bagaimana ekonomi China yang terus menandakan tanda-tanda pelemahan, misalnya terkait dengan penjualan ritel, dan produksi manufaktur serta pertumbuhan pinjaman. Jadi China saat ini menghadapi kemerosotan sektor properti, lemahnya belanja konsumen dan jatuhnya pertumbuhan kredit yang menyebabkan bank-bank besar menurunkan perkiraan pertumbuhan mereka untuk tahun ini. Sebelumnya, pemerintah mengumumkan pengurangan separuh bea materai pada perdagangan saham, dan pemotongan pajak untuk meningkatkan sentimen investor.

Begitupun dengan Jepang, dimana angka output pabrik yang melemah dan menunjukkan kontraksi ekspor karena melemahnya permintaan global terhadap minyak ringan dan peralatan pembuatan chip. Output peralatan manufaktur semikonduktor juga mengalami penurunan.

Sementara itu negara India nampaknya akan mengalami pertumbuhan yang ditandai dengan meningkatnya nilai produk domestik bruto (PDB) yang tumbuh sebesar 7,7%. Harga komoditas yang lebih rendah membantu produsen meningkatkan margin dan mengimbangi dampak kenaikan suku bunga kumulatif. Termasuk sumbangsih sektor jasa yang menyumbang lebih dari separuh output perekonomiannya, telah membantu negara dengan ekonomi terbesar ketiga di Asia ini melawan perlambatan global. Nampaknya, tantangan beratnya di sector manufaktur pakaian, sepatu, dan elektronik untuk mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi sebesar 6,5%.

“ Secara umum, meskipun prospek pertumbuhan negara-negara berbeda dan membentuk fragmentasi atau divergensi, hampir seluruhnya memiliki tekanan fiskal yang sama dengan beban utang negara-negara maju (termasuk G7) dan negara-negara berkembang diproyeksikan akan terus meningkat. Inilah yang menjadi concern dalam menekankan pentingnya kebijakan fiskal yang kredibel, berkelanjutan dan inklusif, disertai kolaborasi antarnegara dalam memulihkan ekonomi dunia yang divergen. Diferensiasi pertumbuhan ekonomi terlihat bukan hanya antara negara maju (Eropa, G7, dan AS) dan negara berkembang, khususnya Asia yang memiliki resiliensi lebih baik. Ekonomi Inggris pun berusaha untuk bangkit sebagai akibat dari kombinasi krisis ekonomi dan politik," pungkas Dede mengakhiri percakapan.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.