Dede Farhan Aulawi Jelaskan Strategi Penggalangan dan Pembinaan Intelijen
Dalam melakukan pembinaan, dibutuhkan wawasan yang luas, ketekunan dan kesabaran. Bukan hanya membuka pengetahuan, tapi juga merubah mindset. Pola fikir yang konstruktif dibangun dengan landasan semangat pantang menyerah. Model – model pendampingan, silaturahmi, anjangsana, gathering, dan sebagainya perlu terus dilakukan secara intens dan berkesinambungan. Persoalan biasanya akan bermuara pada anggaran yang tersedia kadangkala tidak memadai untuk mendukung berbagai program tersebut.
“ Oleh karenanya basis pengembangan program berorientasi pada ‘Low Cost, High Impact’. Artinya dengan menggunakan anggaran yang kecil tetapi memiliki dampak yang besar. Modelnya bisa mengembangkan kerjasama dengan instansi terkait. Kemudian sebaiknya dilakukan secara berkelanjutan agar terbangun hubungan emosional yang dekat, atau disebut Kohesi Sosial. Dengan kohesi sosial yang baik, maka sifat tepo seliro, tenggang rasa dan toleransi akan terbangun lebih tinggi," pungkas Dede.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!