Dede Farhan Aulawi Beri Arahan di Sat Brimobda Papua Soal DOB
VISI.NEWS | BANDUNG - Konsultan Pertahanan dan Keamanan Dede Farhan Aulawi memberikan pengarahan kepada para Bintara senior (Bripka - Aiptu) di Satuan Brimobda Papua terkait dengan persiapan Daerah Otonomi Baru (DOB), akhir pekan kemarin. Pada kesempatan tersebut ia menekankan pentingnya perubahan mindset dari Bintara ke Perwira karena kemungkinan untuk sementara beberapa pos perwira akan diisi Bintara senior dulu mengingat jumlah perwira yang masih kurang di Papua.
Kepada VISI.NEWS, Selasa (23/5/2023) Dede Farhan mengungkapkan bahwa sejak DPR mengesahkan tiga Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang daerah otonom baru (DOB) Papua dalam Rapat Paripurna DPR pada 30 Juni 2022, maka pembentukan tiga provinsi baru di Papua, yaitu Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan resmi dimulai. "Pada prinsipnya pemekaran daerah bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mempermudah dan meningkatkan pelayanan masyarakat di wilayah Papua yang sangat luas, pemerataan pembangunan dan juga untuk mengokohkan NKRI, " ujar pria bersahaja ini.
Salah satu konsekuensi dari DOB ini di bidang keamanan, kata Dede Farhan, tentu membutuhkan kehadiran personil Polri untuk mengisi posisi sesuai kebutuhan. Pada masa transisi, kemungkinan posisi tersebut akan diisi oleh para Bintara senior yang sudah memiliki pengalaman lapangan yang banyak. Konsekuensinya tentu terhadap besarnya tugas dan tanggung jawab yang akan dipikul.
"Setiap Perwira dituntut mampu menerapkan prinsip-prinsip kepemimpinan secara utuh dengan lebih mengedepankan keteladanan dalam sikap, pola pikir, tindakan dan perbuatan, sehingga menjadi sosok pribadi yang dapat dipercaya, patut digugu dan ditiru," tandasnya.
Selain itu,kata Dede Farhan, juga dituntut untuk memahami dan mampu mengembangkan fungsi-fungsi manajemen sesuai lingkup penugasan dan peran masing-masing. Mampu mengembangkan potensi kemampuan satuan di bawahnya dan mampu berkoordinasi dengan satuan disampingnya untuk kemajuan organisasi yang dipimpinnya.
Kemudian Dede juga mengingatkan, pentingnya peningkatan kadar kualitas moral, tetap berpegang teguh pada etika dan moral sebagai insan Bhayangkara. Pelaksanaan tugas anggota di lapangan harus dipastikan berjalan dengan baik, dan mampu menghadapi segala macam bentuk tantangan di lapangan yang semakin kompleks.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!