DBS Dorong Lansia Tetap Aktif dan Mandiri

ED
PN
Jumat, 3 Juli 2026 | 21:07 WIB
Bagikan
DBS Dorong Lansia Tetap Aktif dan Mandiri

VISI.NEWS– Meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia mendorong berbagai pihak untuk memperkuat kesiapan masyarakat menghadapi masa tua. Menyikapi tren tersebut, PT Bank DBS Indonesia melalui DBS Foundation mempertegas komitmennya dalam mendukung lansia agar tetap hidup mandiri, sehat, dan bermartabat melalui program kerelawanan People of Purpose (PoP).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia telah memasuki era ageing population dengan jumlah penduduk lanjut usia mencapai 11,97 persen dari total populasi pada 2025. Artinya, sekitar satu dari sepuluh penduduk Indonesia kini berusia 60 tahun ke atas. Perubahan struktur demografi ini menghadirkan tantangan baru, mulai dari kesiapan finansial, kesehatan mental, hingga kualitas hidup pada masa pensiun.

Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, Bank DBS Indonesia mengembangkan berbagai program sosial yang tidak hanya berfokus pada layanan keuangan, tetapi juga pada penciptaan dampak sosial yang berkelanjutan melalui pendekatan Impact Beyond Banking yang dijalankan oleh DBS Foundation.

Dalam rangka perayaan ulang tahun ke-37 Bank DBS Indonesia, perusahaan bersama DBS Foundation dan Langit Biru Pertiwi menyelenggarakan kegiatan People of Purpose: Together for the Golden Age di Balai Purnomo, Universitas Indonesia. Kegiatan ini melibatkan ratusan lansia berusia 65 hingga 90 tahun yang mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan interaktif.

Para peserta dibagi ke dalam tiga kelompok utama, yakni Bahagia, Sehat, dan Berdaya. Melalui sistem rotasi, mereka mengikuti berbagai sesi yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup lansia secara menyeluruh, mulai dari literasi keuangan, pengembangan kreativitas, hingga aktivitas fisik yang mendukung konsep active and healthy ageing.

President Director PT Bank DBS Indonesia, Lim Chu Chong, mengatakan bahwa perubahan demografi yang sedang terjadi membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar masyarakat dapat menjalani masa tua dengan lebih siap dan sejahtera.

“Diperlukan kolaborasi multisektor untuk memastikan masyarakat dapat menghadapi masa tua dengan lebih siap dan sejahtera dengan ketahanan finansial yang baik. Sebagai bank yang bertujuan menciptakan dampak lebih dari sekadar layanan keuangan, kami percaya bahwa keberhasilan sebuah masyarakat tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonominya, tetapi juga dari bagaimana kita mempersiapkan setiap generasi menghadapi masa depan,” ujarnya.

Menurut Lim, melalui program People of Purpose dan berbagai kolaborasi dengan mitra strategis, Bank DBS Indonesia berupaya membangun masyarakat yang lebih inklusif dan tangguh dalam menghadapi perubahan struktur penduduk.

Dorong Active Ageing Secara Holistik

People of Purpose merupakan program kerelawanan karyawan yang telah dijalankan sejak 2014. Program ini dirancang untuk mendorong karyawan menjadi agen perubahan sosial melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Selama lebih dari satu dekade pelaksanaannya, program ini telah menyentuh berbagai isu sosial, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, peningkatan literasi keuangan, inklusi digital, hingga pemberdayaan komunitas rentan.

Khusus pada kegiatan bertema Together for the Golden Age, para lansia mendapatkan pengalaman belajar yang menyentuh tiga aspek penting dalam kehidupan usia lanjut, yakni finansial, mental, dan fisik.

Head of Group Strategic Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika, menegaskan bahwa isu penuaan penduduk bukan lagi tantangan masa depan, melainkan realitas yang harus dihadapi saat ini.

“People of Purpose merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Bank DBS Indonesia dan DBS Foundation dalam mendukung masyarakat untuk siap menghadapi perubahan demografi. Karena ageing population bukan hanya isu masa depan, melainkan realitas yang harus kita hadapi bersama,” katanya.

Bekali Lansia Hadapi Tantangan Masa Pensiun

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mengikuti tiga sesi utama yang dirancang untuk membantu mereka menghadapi berbagai tantangan di masa pensiun.

Sesi pertama bertajuk “Staying Safe from Scams in the Digital Era” yang berfokus pada edukasi finansial. Melalui sesi ini, peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk penipuan digital yang semakin marak, cara menjaga keamanan transaksi keuangan, serta pentingnya mempertahankan kemandirian finansial pada usia lanjut.

Materi tersebut dinilai penting mengingat kelompok lansia menjadi salah satu target yang rentan terhadap berbagai modus kejahatan digital yang terus berkembang.

Sesi kedua berupa Upcycled Plant Pot Workshop, sebuah kegiatan kreatif yang mengajak peserta membuat pot tanaman dari bahan daur ulang. Selain mendorong kreativitas, kegiatan ini menjadi sarana interaksi sosial yang membantu mengurangi rasa kesepian sekaligus menjaga kesehatan mental dan fungsi kognitif lansia.

Sementara itu, sesi ketiga bertajuk Grounding & Body Movement berfokus pada kebugaran fisik. Dalam sesi ini, para peserta diajak melakukan gerakan sederhana yang membantu menjaga keseimbangan tubuh, meningkatkan mobilitas, memperkuat koneksi dengan lingkungan sekitar, serta memperluas jejaring sosial.

Melalui pendekatan tersebut, Bank DBS Indonesia berharap para lansia dapat menjalani masa tua secara lebih aktif, sehat, produktif, dan tetap memiliki kualitas hidup yang baik.

Komitmen Berkelanjutan untuk Lansia

Komitmen Bank DBS Indonesia terhadap peningkatan kualitas hidup lansia telah dijalankan sejak 2025. Sepanjang tahun lalu, para relawan perusahaan secara rutin mengunjungi sejumlah panti werdha untuk mendampingi aktivitas sosial para penghuni.

Kegiatan yang dilakukan mencakup permainan interaktif, sesi kebersamaan, penyaluran makanan bergizi, serta bantuan kebutuhan sehari-hari. Program tersebut bertujuan mengurangi rasa kesepian sekaligus meningkatkan kesehatan fisik dan mental para lansia.

Lebih dari 54.800 Jam Kerelawanan

People of Purpose juga menjadi salah satu program sosial terbesar yang melibatkan karyawan Bank DBS Indonesia secara langsung. Sepanjang 2025, lebih dari 3.300 karyawan atau sekitar 85 persen dari total tenaga kerja Bank DBS Indonesia berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial.

Secara keseluruhan, mereka menyumbangkan lebih dari 54.800 jam kerja sukarela melalui 338 kegiatan sosial yang menjangkau lebih dari 110.000 penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Kontribusi tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari literasi keuangan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, pemenuhan kebutuhan dasar, hingga pendampingan bagi kelompok lansia.

Salah satu program unggulan adalah DBS Foundation Coding Camp yang bekerja sama dengan Dicoding. Dalam program ini, lebih dari 2.700 siswa SMK dan mahasiswa memperoleh pelatihan keterampilan nonteknis (soft skills) dari 146 relawan Bank DBS Indonesia.

Materi yang diberikan meliputi komunikasi efektif, growth mindset, personal branding, hingga kesiapan memasuki dunia kerja.

Selain itu, melalui kolaborasi dengan Mahija Mobile School, sebanyak 198 relawan memberikan pendidikan dasar dan literasi keuangan kepada 118 anak-anak dari komunitas marjinal di kawasan Duren Sawit dan Johar Baru.

Pada bidang ketahanan pangan, Bank DBS Indonesia bersama FoodCycle Indonesia berhasil menyelamatkan dan mendistribusikan lebih dari 44 ton makanan surplus kepada masyarakat rentan di wilayah Jabodetabek.

Sementara melalui kerja sama dengan Make-A-Wish Indonesia, perusahaan turut mewujudkan tiga Wish Days bagi anak-anak yang mengidap penyakit kritis, menghadirkan pengalaman penuh harapan bagi mereka dan keluarga.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Bank DBS Indonesia dan DBS Foundation menegaskan bahwa fenomena ageing population tidak hanya dipandang sebagai tantangan sosial, tetapi juga sebagai peluang untuk membangun masyarakat yang lebih inklusif, tangguh, dan siap menghadapi masa depan.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.