Data Akamai Mengungkap Lonjakan Serangan Siber yang Didorong Aktivitas Belanja Daring saat Musim Liburan

ED
Minggu, 10 April 2022 | 06:04 WIB
Bagikan
Data Akamai Mengungkap Lonjakan Serangan Siber yang Didorong Aktivitas Belanja Daring saat Musim Liburan

VISI.NEWS | SINGAPURA - Akamai Technologies, Inc., hari ini merilis data baru tentang maraknya serangan botnet berbahaya selama musim liburan di Asia. Menurut data ini, serangan siber di Tiongkok meningkat 15% selama Imlek berlangsung pada Februari 2022. Tren tersebut mengungkap aksi penjahat siber yang mengelabui pelanggan ketika arus penggunaan internet sedang melonjak

Lonjakan serangan siber ini melanjutkan sebuah tren yang berawal dari Hari Lajang (Singles Day), festival belanja eCommerce di Tiongkok, pada November 2021. Saat itu, serangan botnet meningkat tiga kali lipat. Meski angkanya menurun secara bertahap, frekuensi serangan masih relatif tinggi hingga akhir tahun 2021, bahkan kembali naik setelah aktivitas belanja ritel marak pada Imlek. Tahun ini, Imlek bertepatan dengan Olimpiade Musim Dingin 2022 di Beijing. Dampaknya, penjualan daring mengalami peningkatan dan semakin menarik minat pelaku serangan siber.

Pelaku serangan siber beraksi sepanjang tahun. Namun, lonjakan arus penggunaan internet pada hari libur mempermudah mereka menyembunyikan aksinya. Apalagi, pelanggan lebih sering memperbarui akun belanja daring dengan informasi dan identitas kartu kredit terkini selama periode tersebut. Hal ini pun menjadi sasaran empuk bagi pelaku kriminal tersebut.

Ketika arus penggunaan internet naik, pelaku serangan siber semakin gencar mencatut data (data scraping), menguras akun pelanggan, merusak fitur situs, dan menguasai data terenkripsi untuk memperoleh tebusan—semua aksi ini sangat merugikan perusahaan.

"Musim liburan menjadi peluang besar bagi pelaku serangan siber mengingat tingginya aktivitas penggunaan internet dan keterbatasan yang dialami tim keamanan siber," ujar Dr. Boaz Gelbord, Chief Security Officer, Akamai. "Asia Pasifik memberikan kesempatan yang sangat menarik bagi pelaku serangan siber. Apalagi, masifnya volume penggunaan internet mempermudah dan membebaskan aksi pelaku serangan siber, tanpa mitigasi yang berlangsung secara tepat waktu. Maka, Akamai berkolaborasi dengan klien untuk merumuskan strategi yang mempertimbangkan pola dan perilaku serangan bot berbahaya pada musim liburan dan momen lainnya. Dengan demikian, kolaborasi ini melindungi merek dan loyalitas pelanggan."

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.