DARI PONPES KE PONPES | Profil Pondok Pesantren Al Islamy Babakan Ciwaringin Cirebon
Seperti biasa, untuk mendapatkan informasi terkait pesantren yang ada di sana, penulis mencoba menggali informasi dari semua sumber yang ada di sekitar lingkungan pesantren.
"Ditunggu" Kiai Sodikin
Dua orang tampak asik ngobrol, diantara mereka, ternyata ada kerabat dari salah satu pesantren yang ada disana, maka penulis pun berkenalan dengan Kang Kiai Sodikin Ali. Dia ternyata masih kerabat pemilik Pondok Pesantren (Ponpes) Kebon Jambu Al-Al-Islamy yang didirikan oleh K.H. Muhammad di Jln. Kb. Melati No.2, Babakan.
Yaa, melalui beliaulah penulis bisa datang ke Pesantren Kebon Jambu Al Islami, malam-malam sekira pukul 22.00 WIB, satu waktu yang tak mungkin buat bertamu. Jika saja Allah tak menghadirkan Kang Kiai Sodikin yang seakan sedang "menunggu" penulis, hingga ia harus ada di depan gerbang masuk.
Melalui perantaraan Kang Sodikin itu, Allah mudahkan urusan penulis untuk bisa bersilaturahmi dengan siapapun kerabat dari pesantren di sana, Alhamdulillah.
Berjarak hanya puluhan meter dari gerbang masuk ke Babakan Ciwaringin, penulis diantar Kang Kiai Sodikin menemui pemilik pondok yang ternyata Nyai Hj. Masriyah Amva, sedang melaksanakan umroh ke tanah suci. Akhirnya wawancara dilakukan kepada Nyai Hj. Awenillah Amva, adik dari ibu nyai, yang merupakan dewan pengasuh dari Ponpes Kebon Jambu Al Islamy ini, dengan dilengkapi juga dari informasi Kang Kiai Sodikin.
Pondok Pesantren Kebon Jambu Al-Islamy didirikan oleh K.H. Muhammad (Alm) yang wafat pada tahun 2006, dan Nyai Hj. Masriyah Amva pada 20 November 1993 di bawah naungan Yayasan Tunas Pertiwi. Perkembangan Ponpes Kebon Jambu, terus mengalami perubahan dari tahun ke tahun.
Pada tahun 1444 H, santrinya telah mencapai 1.700 orang, dengan komposisi santri putra 1.000 orang, dan santriwati 7.00 orang.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!