Dari Lapangan Hijau ke Kampus Arhan Kejar Mimpi
Dari Lapangan Hijau ke Kampus Arhan Kejar Mimpi./visi.news/
VISI.NEWS | SEMARANG - Momen wisuda bukan sekadar seremoni bagi Pratama Arhan Alif Rifai. Di balik toga yang dikenakannya pada Rabu 29 April 2026 di Patra Hotel Semarang, tersimpan perjalanan panjang seorang atlet yang berjuang menyeimbangkan karier sepak bola internasional dengan pendidikan tinggi.
Pemain Timnas Indonesia itu kini resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen dari Universitas Dian Nuswantoro. Namun alih alih berhenti, Arhan justru menatap langkah berikutnya. Ia mengaku ingin langsung melanjutkan studi ke jenjang Magister Ilmu Komunikasi di kampus yang sama.
“Saya sangat bangga dan berencana melanjutkan studi S-2 di Ilmu Komunikasi Udinus,” ungkap Arhan usai diwisuda, Rabu.
Perjalanan akademiknya sejak 2020 bukan tanpa tantangan. Jadwal latihan, pertandingan, hingga tuntutan sebagai atlet profesional kerap menjadi ujian tersendiri. Namun Arhan menegaskan bahwa dukungan kampus menjadi faktor penting yang membuatnya tetap bertahan.
"Reputasi Udinus membangkitkan kepercayaan diri saya untuk bersaing di masa depan," ujarnya.
Ia juga menyoroti peran beasiswa dan fleksibilitas sistem belajar yang memberinya ruang untuk berkembang tanpa harus mengorbankan karier. Baginya, pendidikan dan sepak bola bukanlah dua hal yang saling bertentangan.
“Saya menjadi bukti nyata bahwa Udinus memberikan ruang bagi atlet untuk tetap mengutamakan pendidikan tanpa mengorbankan karier,” tambahnya.
Kelulusannya semakin berkesan karena ia termasuk angkatan pertama yang menerima ijazah berbasis teknologi blockchain. Inovasi ini memastikan dokumen kelulusan lebih aman dan mudah diverifikasi secara global.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!