Homecare Jember Ubah Pola Layanan Kesehatan, Tenaga Medis Kini Datangi Rumah Warga 1 Aug 2026 Lepas Sambut Danbrigif 9 Kostrad, Gus Fawait Ajak Perkuat Sinergi Bangun Jember 1 Aug 2026 Volume Sampah Kota Sukabumi Terus Meningkat, Akhir Pekan Bisa Capai 194 Ton 1 Aug 2026 Dapur SPPG di Sukabumi Berhenti Beroperasi Sementara Buntut Dugaan Keracunan 1 Aug 2026 VinFast Resmi Gebrak Filipina, Buka 21 Dealer Motor Listrik Sekaligus 1 Aug 2026 Hunian Tak Lagi Sekadar Tempat Tinggal, Pinhome Ungkap Tren Baru Properti 2026 1 Aug 2026 Opening Festival Al Jabbar Digarap Maestro, Siap Guncang Jawa Barat! 1 Aug 2026 Tinta Emas KDS Membawa Pramuka Kabupaten Bandung Teladan di Jawa Barat 1 Aug 2026 Musda KNPI Jabar Tetapkan Bayu Umbara Sebagai Bakal Calon 1 Aug 2026 Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah Terkait TPPU 1 Aug 2026 Homecare Jember Ubah Pola Layanan Kesehatan, Tenaga Medis Kini Datangi Rumah Warga 1 Aug 2026 Lepas Sambut Danbrigif 9 Kostrad, Gus Fawait Ajak Perkuat Sinergi Bangun Jember 1 Aug 2026 Volume Sampah Kota Sukabumi Terus Meningkat, Akhir Pekan Bisa Capai 194 Ton 1 Aug 2026 Dapur SPPG di Sukabumi Berhenti Beroperasi Sementara Buntut Dugaan Keracunan 1 Aug 2026 VinFast Resmi Gebrak Filipina, Buka 21 Dealer Motor Listrik Sekaligus 1 Aug 2026 Hunian Tak Lagi Sekadar Tempat Tinggal, Pinhome Ungkap Tren Baru Properti 2026 1 Aug 2026 Opening Festival Al Jabbar Digarap Maestro, Siap Guncang Jawa Barat! 1 Aug 2026 Tinta Emas KDS Membawa Pramuka Kabupaten Bandung Teladan di Jawa Barat 1 Aug 2026 Musda KNPI Jabar Tetapkan Bayu Umbara Sebagai Bakal Calon 1 Aug 2026 Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah Terkait TPPU 1 Aug 2026

Dapur SPPG di Sukabumi Berhenti Beroperasi Sementara Buntut Dugaan Keracunan

Desi Rossilawati Andri Somantri
Sabtu, 1 Agustus 2026 | 21:08 WIB
Bagikan
Dapur SPPG di Sukabumi Berhenti Beroperasi Sementara Buntut Dugaan Keracunan

Ilustrasi./visi.news/ist.

VISI.NEWS – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional sebuah dapur SPPG di Kabupaten Sukabumi karena dugaan keracunan makanan yang dialami puluhan siswa sekolah dasar penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dapur itu berada di Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, demikian juga dengan sekolah dasar yang siswanya diduga mengalami keracunan, berada di kelurahan yang sama. Adapun kejadiannya pada Selasa (28/7/2026). 

Koordinator BGN Wilayah Kabupaten Sukabumi, Firman Juliansyah, mengatakan dapur tersebut dihentikan beroperasi mulai Jumat (31/7/2026) sesuai arahan dari BGN yang disampaikan melalui KPPG.

"Pemberhentian sementara atau istilahnya kita sebut suspend. Apakah suspend-nya sementara atau permanen, kita masih menunggu kajian dari BGN serta hasil laboratorium dan penelusuran dari Dinas Kesehatan," ujarnya.

Firman menjelaskan, BGN mengategorikan setiap insiden yang terjadi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai kejadian menonjol. Lebih lanjut, dia menuturkan petunjuk teknis terbaru mengatur mekanisme apabila terjadi kejadian menonjol.

"Kalau ada kejadian di satu sekolah, maka penyaluran ke sekolah itu saja yang dihentikan. Itu sudah dilakukan dari hari Rabu untuk sekolah tersebut," ujar Firman.

Ia menambahkan, apabila kasus serupa terjadi dan melibatkan lebih dari satu sekolah, maka seluruh operasional dapur SPPG wajib dihentikan sementara.

"Kalau ada lebih dari dua sekolah, maka operasional dapurnya dihentikan. Saya berarti melaksanakan ketentuan pertama dulu, Kemarin dikonfirmasi dari pihak BGN, saya sampaikan kepada kepala SPPG-nya, mulai hari, Jumat, SPPG dihentikan sementara," katanya.

Dia menyatakan, Dapur SPPG 02 Cibadak melayani sebanyak 2.091 penerima manfaat, termasuk kelompok 3B yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Agar program MBG tetap berjalan, penerima manfaat yang sebelumnya dilayani Dapur SPPG 02 Cibadak akan dialihkan ke dapur SPPG lain yang berada di sekitar wilayah tersebut.

"Penerima manfaat dialihkan ke SPPG terdekat," pungkas Firman.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi menyatakan dugaan keracunan dialami 39 siswa sekolah dasar di Kelurahan Cibadak.

Penyebab pasti dugaan keracunan masih menunggu hasil uji laboratorium yang dilakukan Dinas Kesehatan terhadap makanan serta minuman yang disajikan di menu MBG. Namun Dinkes menemukan bahwa susu yang disajikan telah kedaluwarsa.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.