Dana Miliaran Dolar Terancam Dicabut, Harvard Ogah Patuh pada Tuntutan Trump
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 21 April 2025 | 22:30 WIB
VISI.NEWS | AMERIKA SERIKAT - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan mencabut dana hibah dan kontrak federal senilai hingga $1 miliar atau sekitar Rp16,8 triliun untuk Universitas Harvard. Ancaman tersebut merupakan bagian dari tekanan yang meningkat terhadap institusi pendidikan tinggi yang dianggap menentang kebijakan pemerintah.
Menurut laporan The Wall Street Journal, para pejabat Gedung Putih kini bersikap lebih keras terhadap Harvard, setelah sebelumnya fokus pada Universitas Columbia yang juga dianggap membangkang. Columbia sebelumnya telah kehilangan dana federal sebesar $400 juta (sekitar Rp6,7 triliun) karena dugaan antisemitisme menyusul unjuk rasa pro-Palestina yang digelar mahasiswa.
Harvard berada dalam sorotan karena menolak tuntutan pemerintah, termasuk pembatasan terhadap aktivisme kampus, penghapusan program keberagaman, dan pelaporan kegiatan mahasiswa asing. Satuan tugas anti-Semitisme di lingkungan pemerintahan menilai, jika tekanan terus meningkat, Harvard akan dipaksa mengubah sejumlah kebijakan internalnya.
Tak hanya itu, Kementerian Keamanan Dalam Negeri (DHS) juga telah memperingatkan bahwa Harvard bisa kehilangan hak istimewa menerima mahasiswa asing jika tidak menyerahkan data terkait aktivitas mahasiswa internasional.
Trump bahkan mempertimbangkan mencabut status bebas pajak Harvard. Internal Revenue Service (IRS) telah mulai menyusun langkah-langkah hukum untuk melaksanakan rencana tersebut.
Langkah ini memperpanjang deretan konflik antara pemerintahan Trump dan institusi pendidikan tinggi ternama yang dinilai menolak patuh terhadap kebijakan konservatif Gedung Putih. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!