Cultura Persib Hadirkan Jejak Sejarah dan Identitas Bobotoh
Persib Bandung bersama Grey Art Gallery resmi menghadirkan Cultura Persib di Grey Art Gallery, Braga, Bandung, mulai (8/6/2026) hingga (10/9/2026)./visi.news/Persib.co.id.
"Melalui keterlibatan para seniman, kreator, dan kontributor dari berbagai latar belakang serta hadirnya 95 karya dan objek dalam pameran ini, kami ingin memperlihatkan bagaimana PERSIB telah menjadi sumber inspirasi yang melampaui sepak bola dan berkembang menjadi bagian dari identitas budaya kota," tambahnya.
Owner Grey Art Gallery, Elia Yoesman berharap, Cultura Persib dapat menjadi ruang pertemuan antara sejarah, seni, komunitas, dan berbagai generasi Bobotoh, sekaligus memperkenalkan wajah lain dari Persib kepada masyarakat yang lebih luas.
"Kami merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan Persib dalam menghadirkan program ini. Terlebih, pameran ini hadir pada momentum yang sangat istimewa setelah klub mencatatkan pencapaian bersejarah yang akan selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan sepak bola Indonesia," katanya.
Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan pun mengapresiasi Persib dan Grey Art Gallery atas inisiasi pameran seni dan budaya ini. Ia mengatakan, Persib memang sudah menjadi bagian dari budaya dan kehidupan keseharian, bukan hanya Kota Bandung, tetapi juga Jawa Barat.
Pameran Cultura Persib akan berlangsung selama lebih dari tiga bulan untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada Bobotoh dan masyarakat umum menikmati berbagai karya, arsip, serta cerita yang menjadi bagian dari perjalanan klub.
Selain menjadi ruang refleksi atas perjalanan dan pencapaian Persib, penyelenggaraan Cultura Persib juga diharapkan menjadi jembatan yang menghubungkan musim bersejarah 2025/2026 dengan dimulainya perjalanan baru klub pada Super League 2026/2027.
Lebih dari sekadar pameran, Cultura Persib merupakan ruang perjumpaan antara sejarah, kreativitas, dan kebersamaan. Sebuah ruang yang menunjukkan bahwa perjalanan sebuah klub tidak hanya dibangun oleh kemenangan di atas lapangan, tetapi juga oleh cerita, kenangan, serta keterikatan yang tumbuh bersama masyarakatnya.
Melalui Cultura Persib, Persib dan Grey Art Gallery berharap semakin banyak orang dapat mengenal, memahami, dan merasakan bagaimana sebuah klub sepak bola dapat berkembang menjadi bagian dari perjalanan sebuah kota. Karena itulah, selama lebih dari sembilan dekade, PERSIB terus hidup sebagai bagian dari identitas Bandung dan akan terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!