Cultura Persib Hadirkan Jejak Sejarah dan Identitas Bobotoh

Desi Rossilawati
Selasa, 9 Juni 2026 | 09:59 WIB
Bagikan
Cultura Persib Hadirkan Jejak Sejarah dan Identitas Bobotoh

Persib Bandung bersama Grey Art Gallery resmi menghadirkan Cultura Persib di Grey Art Gallery, Braga, Bandung, mulai (8/6/2026) hingga (10/9/2026)./visi.news/Persib.co.id.

Sebagai ruang kolaborasi budaya, Cultura Persib melibatkan puluhan seniman, kreator, dan kontributor dari berbagai latar belakang melalui skema Invitation Artist, Open Call Artist, dan Contribution Artist. Melalui pendekatan artistik yang beragam, para partisipan menghadirkan interpretasi mengenai perjalanan, nilai, serta identitas yang melekat pada Persib dan masyarakat pendukungnya.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat dan Manajer Persib, H. Umuh Muchtar, mengatakan, Cultura Persib merupakan bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang yang telah dilalui klub bersama seluruh pihak yang selama ini menjadi bagian dari ekosistem PERSIB.

"Pencapaian yang diraih Persib dalam beberapa musim terakhir bukan hanya milik klub, melainkan milik seluruh Bobotoh dan masyarakat yang selama ini tumbuh bersama PERSIB. Karena itu, Cultura Persib kami hadirkan sebagai ruang untuk merayakan perjalanan tersebut bersama-sama," katanya.

"Melalui pameran ini, kami ingin mengajak publik melihat bahwa di balik setiap pertandingan dan trofi, terdapat sejarah, nilai, kreativitas, serta ikatan emosional yang telah membentuk hubungan kuat antara Persib, Kota Bandung, dan masyarakatnya."

"Persib selalu memiliki tempat yang istimewa di hati masyarakat. Selama puluhan tahun, klub ini tidak hanya menghadirkan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi bagian dari identitas, kebanggaan, dan kehidupan sosial masyarakat Bandung dan Jawa Barat."

"Momentum ini menjadi semakin bermakna karena berlangsung setelah musim yang bersejarah dan akan ditutup menjelang dimulainya Super League 2026/2027. Kami berharap Cultura Persib dapat menjadi jembatan antara pencapaian yang telah diraih dengan semangat baru untuk menghadapi perjalanan berikutnya."

Sementara itu, Presiden Direktur Grey Art Gallery, Grace Christianti, mengatakan, Cultura PERSIB lahir dari keyakinan bahwa Persib merupakan salah satu fenomena budaya paling berpengaruh yang dimiliki Kota Bandung.

"Kami melihat Persib sebagai salah satu fenomena budaya paling berpengaruh yang dimiliki Kota Bandung. Kehadirannya tidak hanya dirasakan di stadion, tetapi juga hidup dalam berbagai ruang sosial dan kreatif masyarakat."

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.