Cucun: Negara Hadir Atasi Kemiskinan dan Stunting Demi Keluarga Berkualitas

Desi Rossilawati
Jumat, 20 Juni 2025 | 21:38 WIB
Bagikan
Cucun: Negara Hadir Atasi Kemiskinan dan Stunting Demi Keluarga Berkualitas

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal memberikan apresiasi terhadap Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang melaksanakan program kemitraan.

Kegiatan fasilitasi teknis program bangga kencana bersama mitra kerja itu dilaksanakan di Aula PT. Haji Saepudin Suwinta Desa/Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (20/6/2025). Kegiatan tersebut dalam upaya mewujudkan keluarga berkualitas untuk Indonesia Emas.

Pada kesempatan itu hadir pula sebagai narasumber Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Sekretaris Utama BKKBN Budi Setiyono, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Jawa Barat Dadi Ahmad Roswandi, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bandung Muhamad Hairun, dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Enjang Wahyudin.

Cucun mengatakan apa yang dilakukan oleh pemerintah terkait program-program pembangunan keluarga ini perlu ada norsh (norma atau standar) sebagai katalisator.

"Melalui program sosialisasi ini detail daripada tugas fungsi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga ini disampaikan melalui nanti ada kader-kader KB (Keluarga Berencana). Kemudian juga para ulama, juga melibatkan para tokoh-tokoh agama, sehingga bisa tertata semuanya," kata Cucun.

Ia menyebutkan mindset orang terkait BKKBN ini masih tetap tentang KB. Sekarang sudah mulai ada komunitas berencana yaitu bagaimana pembangunan keluarga secara berencana.

"Penting, pengentasan kemiskinan ini adalah ada stunting. Penanganan stunting ini di Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga tugas paling utama. Apalagi Pak Presiden sangat konsen terkait penurunan stunting ini," ujar politisi dari Fraksi PKB asal Dapil 2 Jawa Barat (Kabupaten Bandung dan Bandung Barat) ini.

Cucun mengungkapkan bahwa Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga ini dalam merencanakan keluarga tidak boleh meninggalkan keturunan yang lemah.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.