Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026

Covid-19 Kembali Melonjak, Cina Tingkatkan ICU

ED
Senin, 12 Desember 2022 | 12:08 WIB
Bagikan
Covid-19 Kembali Melonjak, Cina Tingkatkan ICU

VISI.NEWS | CINA - Cina sedang menyiapkan lebih banyak unit perawatan intensif (ICU) dan berusaha memperkuat rumah sakit ketika ibu kota Beijing menghadapi lonjakan kasus Covid-19 setelah membatalkan pembatasan di tengah protes.

Pemerintah Presiden Xi Jinping secara resmi berkomitmen untuk menghentikan penularan virus, negara besar terakhir yang mencoba. Tetapi langkah terbaru menunjukkan Partai Komunis yang berkuasa akan mentolerir lebih banyak kasus tanpa karantina atau menutup perjalanan atau bisnis karena menghentikan strategi "nol-covid" -nya.

Rapat Kabinet pada Kamis menyerukan "mobilisasi penuh" rumah sakit termasuk menambah staf untuk memastikan "efektivitas tempur" mereka dan meningkatkan pasokan obat, menurut media pemerintah.

Pejabat diminta untuk melacak kesehatan semua orang di daerah mereka yang berusia 65 tahun ke atas.

Tidak jelas berapa banyak jumlah infeksi yang meningkat sejak Beijing pekan lalu mengakhiri pengujian wajib sesering sekali sehari di banyak daerah. Tetapi wawancara dan akun media sosial mengatakan ada wabah di bisnis dan sekolah di seluruh negeri.

Beberapa restoran dan bisnis lain tutup karena terlalu banyak karyawan yang sakit.

Situs pengujian virus di lingkungan Runfeng Shuishang Beijing ditutup karena semua karyawannya terinfeksi, kata pemerintah lingkungan Sabtu di akun media sosialnya.

"Harap bersabar," katanya.

Jumlah kasus resmi turun, tetapi itu tidak lagi mencakup sebagian besar populasi setelah pengujian wajib berakhir Rabu di banyak daerah. Itu adalah bagian dari perubahan dramatis yang mengonfirmasi bahwa Beijing mencoba secara bertahap untuk bergabung dengan Amerika Serikat dan pemerintah lain yang mengakhiri perjalanan dan pembatasan lainnya serta mencoba hidup dengan virus.

Pada Minggu, pemerintah melaporkan 10.815 kasus baru, termasuk 8.477 tanpa gejala. Itu hampir seperempat dari puncak harian minggu sebelumnya di atas 40.000, tetapi hanya mewakili orang yang diuji setelah dirawat di rumah sakit atau untuk pekerjaan di sekolah dan situs berisiko tinggi lainnya. @fen/sumber: agensi/reuters/dailysabah.com

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.