Compas.co.id: Campaign Viral Eyes On Rafah Berikan Dampak Positif Bagi Brand FMCG Lokal di E-commerce

Hal serupa juga terjadi di kategori makanan dan minuman dimana brand A, B, C, D & E sebagai manufaktur brand global mengalami penurunan jumlah produk terjual masing-masing sebanyak 14,9%, 13,36% (untuk B & C), 7,8%, dan 5,3%, sementara beberapa manufaktur nasional mengalami pertumbuhan yang signifikan. Sebut saja Mayora yang mengalami peningkatan jumlah produk terjual sebanyak 9%, disusul oleh Wings Group 4,7%, Gunung Slamet Slawi 1,7% (GSS), dan Frisian Flag 0,7%.

Sedikit perbedaan terjadi di kategori kesehatan, dimana manufaktur yang disinyalir terafiliasi dengan Israel turun hingga 15,4%, namun tetap terdapat global brand seperti Bayer yang dapat tumbuh dengan pesat di periode ini, dimana jumlah produk terjualnya naik 25,9%. Meskipun meningkat cukup tinggi, brand nasional masih menjadi jawara yang mengalami peningkatan paling Tinggi. Wings Group tetap menjadi brand yang mengalami peningkatan paling signifikan di kategori ini, dimana jumlah produk terjualnya meningkat 28,9%, yang kemudian disusul oleh Tempo Scan Group yang naik 0,9%.

Perubahan dari brand global ke brand lokal di kategori ibu & bayi yang paling terlihat jika dibandingkan dengan kategori FMCG lainnya. Dimana pada kategori ini manufaktur global mengalami penurunan jumlah produk terjual hingga mencapai angka 18,3%. Di sisi lain, manufaktur nasional seperti Wings Group Jumlah Produk Terjualnya meroket 38,5%, diikuti oleh Tempo Scan Group 12,6%, dan Inovasi Teknologi Untung Berkah mengalami peningkatan sebanyak 11,1%. Jika dilihat berdasarkan data manufaktur, kategori ibu dan bayi menjadi yang paling terdampak jika dibandingkan kategori lain di FMCG.
“Melihat pantauan terkini melalui sosial media, diperkirakan gerakan boikot masih akan berlanjut. Kami juga akan terus menyediakan informasi updatenya melalui kanal sosial media Compas.co.id. Sebagai #1 E-commerce Market Insight for FMCG Brands, Compas.co.id berupaya untuk terus memberikan insight teraktual bagi para pelaku bisnis E-commerce di sektor FMCG. Kami berharap publikasi ini dapat menjadi actionable insight yang dapat membantu membangun strategi bisnis dan mengambil keputusan terbaik berdasarkan pada data,” tutup Narendrata.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!