Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Charles Honoris: Dapur di Sekolah atau Uang Tunai untuk Orang Tua

ED
Minggu, 21 September 2025 | 06:08 WIB
Bagikan
Charles Honoris: Dapur di Sekolah atau Uang Tunai untuk Orang Tua

VISI.NEWS | JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR, Charles Honoris, mengkritik Badan Gizi Nasional (BGN) terkait kekacauan yang terjadi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia. Kritik ini muncul menyusul masalah penentuan titik dapur MBG yang memunculkan dugaan adanya praktik jual beli dapur, serta insiden keracunan makanan yang terjadi di beberapa daerah.

Charles menyatakan bahwa berdasarkan laporan yang diterima, terdapat indikasi jual beli oknum terkait penentuan titik dapur MBG. Hal ini menambah panjang daftar masalah yang terjadi dalam program yang seharusnya bertujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah di seluruh Indonesia.

"Saya sudah sering mendengar permasalahan yang cukup rumit di lapangan terkait dengan penentuan titik dapur. Bahkan, ada indikasi jual beli oknum, ada oknum yang melakukan transaksi terhadap titik dapur di berbagai wilayah. Ini adalah masalah serius yang tidak bisa dibiarkan begitu saja," kata Charles saat dihubungi, Sabtu (20/9/2025).

Lebih lanjut, Charles juga mendukung apa yang disampaikan oleh anggota Komisi IX DPR, Nurhadi, yang mengungkapkan permasalahan yang serupa. Ia menilai hal tersebut bukanlah isu yang dibuat-buat, melainkan sebuah fakta yang terjadi di lapangan. Bahkan, ia juga mengungkapkan adanya laporan dari penyedia Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengaku ditawari oknum tertentu untuk "menebus" titik dapur MBG.

"Karena kami juga menerima laporan bahwa ada penyedia SPPG atau calon penyedia yang ditawari oleh oknum untuk membeli titik-titik dapur. Ini semakin memperparah kekacauan yang ada di lapangan," ujar Charles, mengungkapkan keprihatinannya.

Sebagai solusi, Charles mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan opsi penyediaan MBG yang lebih sederhana dan aman, salah satunya dengan memasak langsung di sekolah. Menurutnya, dengan mengembalikan sistem penyediaan makanan bergizi ke dapur sekolah atau kantin, maka risiko manipulasi dan jual beli titik dapur dapat diminimalkan.

"Jika penyediaan makanan kembali ke sekolah, makanan akan lebih segar dan lebih aman. Makanan yang disajikan pasti baru dimasak tidak lama sebelum disajikan. Ini jauh lebih baik dibandingkan dengan sistem sentralisasi, di mana makanan dipersiapkan sejak malam dan di-packing pada pagi hari, yang tentu meningkatkan risiko kontaminasi," jelas Charles.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.